Wisata Pantai Sipelot Malang, Ada Air Terjun di Tepi Pantai

Kompas.com - 16/09/2020, 21:00 WIB
Pantai Sipelot di Kabupaten Malang. TRIBUNJATIM.COM/DWI PRASTIKAPantai Sipelot di Kabupaten Malang.

KOMPAS.com – Malang terkenal akan wisata pantainya yang indah dan masih terjaga. Salah satunya adalah Pantai Sipelot di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Pantai Sipelot merupakan pantai yang “tersembunyi” di balik jalur panjang dan berliku yang dikelilingi oleh bukit batuan yang megah.

Lingkungannya yang masih asri membuat Pantai Sipelot menawarkan suasana tenang dan udara segar khas timur kabupaten tersebut.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Alam Kekinian di Malang Raya, Banyak Spot Selfie

Pemandangan yang ditawarkan tempat wisata ini sangat eksotis. Hamparan laut biru di sepanjang mata memandang mampu membuat seseorang merasa betah untuk brelama-lama di sana.

Meskipun Pantai Sipelot menawarkan keindahan laut yang menarik, namun kamu hanya bisa menikmatinya dari bibir pantai.

Hal ini karena ombak di sana terbilang cukup besar dan membahayakan. Namun kamu tidak perlu mengurungkan niat untuk berlibur ke Pantai Sipelot.

Kamu masih bisa melakukan berbagai kegiatan wisata yang tidak kalah menariknya dari berenang di tengah laut.

  • Lihat pemandangan air terjun

Pantai Sipelot merupakan salah satu dari sejumlah pantai di Indonesia yang menawarkan dua pilihan wisata air dalam satu kawasan.

Hal ini karena pantai tersebut juga memiliki air terjun setinggi lebih kurang 10 meter yang terletak di bagian barat pantai.

Saat berkunjung ke sana, kamu bisa lihat air terjun bernama Coban Sipelot sambil berjalan-jalan di bibir pantai. Air terjun tersebut lokasinya cukup tersembunyi.

Baca juga: Wisata Kampung Tridi Malang, Penuh Spot Instagramable

Sebab, Coba Sipelot yang airnya berasal dari perbukitan di sekeliling pantai dikelilingi oleh pepohonan rindang. Lokasinya pun sedikit menjorok ke dalam.

  • Berkemah

Pemandangan yang ditawarkan oleh pantai-pantai di Indonesia rasanya tidak cukup untuk dinikmati hanya dalam satu hari.

Selama berada di Pantai Sipelot, kamu bisa kemah di pinggir pantai. Jika lapar, kamu bisa beli ikan segar dari para nelayan di sana untuk dibakar saat malam hari.

  • Foto-foto sambil main ayunan

Pantai Sipelot memiliki sebuah spot foto lucu yang berada di pinggir pantai yakni sebuah ayunan kayu dengan latar belakang lepas pantai.

Jika sudah selesai berswafoto ria, kamu bisa membalikkan tubuh untuk bermain ayunan sambil memandang laut.

 

  • Rute menuju Pantai Sipelot

Jika ingin berkunjung ke Pantai Sipelot, kamu bisa memulai perjalanan dari Alun-alun Malang. Jarak menuju ke pantai tersebut hanya sekitar 73 km. Waktu tempuhnya sekitar 2 jam 35 menit menggunakan mobil.

Dari Alun-alun Malang, kamu hanya perlu mengambil jalan melewati Rumah Sakit Panti Nirmala ke arah Pasar Gadang Lama.

Selanjutnya, tetap berada di jalur tersebut hingga menyeberangi sungai yang terletak dekat dengan Rumah Sakit Ben Mari. Terus berjalan lurus hingga tiba di gedung PT. PLN Bululawang.

Tidak jauh dari gedung tersebut merupakan sebuah pertigaan besar. Kamu bisa belok kanan ke arah Stadion Bululawang sebelum melanjutkan perjalanan melewati Planet Ban.

Baca juga: Pantai Wedi Awu Malang, Surfing dan Naik Perahu ke Pantai Pasir Putih

Planet Ban terletak tidak jauh dari sebuah pertigaan besar dekat Masjid Al-Muqorrobiin. Belok kiri di pertigaan tersebut menuju Jalan Raya Krebet.

Di sepanjang jalan tersebut, kamu hanya perlu berjalan lurus melewati SDN Krebet 01 sebelum belok kanan setelah melewati sebuah sungai.

Selanjutnya, terus berjalan lurus hingga melewati Rest Area di sisi kiri jalan, Kantor Kepala Desa Bakalan, Kantor Desa Sudimoro, Taman Wisata Pemandian Sumber Alam, dan Tugu Garuda Kedok.

Setibanya di Tugu Garuda Kedok, belok kanan di Jalan Raya Kedok dan terus berada pada jalur tersebut hingga melewati SMKN 1 Turen dan lurus mentok memasuki Jalan Nasional Rute 3.

Baca juga: 7 Wisata Pantai di Malang Selatan, Ada Pantai Balekambang

Di sepanjang Jalan Nasional Rute 3, jalur menuju Pantai Sipelot terbilang cukup rumit karena tidak memiliki banyak masjid atau pertokoan untuk dijadikan sebagai patokan jalur.

Guna meminimalisir risiko salah jalan, kamu bisa gunakan Google Maps dan unduh peta jalur dari lokasimu berada menuju Pantai Sipelot untuk jaga-jaga apabila sinyal ponsel mendadak hilang. Wisatawan juga bisa bertanya kepada masyarakat setempat.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X