Kompas.com - 26/09/2020, 21:15 WIB

KOMPAS.com – Bangka Belitung (Babel) merupakan daerah penghasil lada terbaik karena nilai piperinnya berada di angka tujuh.

Piperin adalah senyawa khas yang ada pada lada, yang baik untuk melawan penyakit yang berkaitan dengan obesitas.

Lada Putih Muntok merupakan lada khas Babel yang menjadi andalan ekspor Indonesia. Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, menuturkan bahwa baik lada di Bangka maupun Belitung memiliki kualitas yang sama.

Baca juga: Cara Belitung Terapkan Potokol Kesehatan, Kapal Wisata Disemprot Disinfektan

Lada Belitung.SHUTTERSTOCK / HASIHOLAN SIAHAAN Lada Belitung.

“Sama-sama tinggi pedasnya. Jejak sejarah lada di Belitung sudah ada sejak 1939. Perkebunan lada terdapat di sepanjang jalan penghubung antar distrik di Pulau Belitung,” ungkap Isyak.

Hal ini disampaikan olehnya dalam International Forum On Spice Route 2020 bertajuk “Celebrating Diversity and Intercultural Understanding Through Spice Route as One of the World’s Common Heritage”, Rabu (23/9/2020).

Sejak saat itu, Isyak menuturkan bahwa hingga kini lada ditanam secara masif oleh masyarakat setempat.

Lada Belitung sudah terkenal sejak dulu. Bahkan, lada Belitung sampai masuk dalam sebuah catatatn dalam buku Tijdschrift voor nijverheid en landbouw in Nederlandsch-Indie yang diterbitkan pada 1874.

“Ada banyak tanah di Belitung yang budidaya lada dapat didorong seperti gambir. Belitung punya potensi yang sangat besar dari sisi ladanya,” kata Isyak.

Seorang petani lada di Belitung.SHUTTERSTOCK / HASIHOLAN SIAHAAN Seorang petani lada di Belitung.

Harga lada anjlok dan inovasi hasil panen

Sebagian besar masyarakat Belitung masih hidup dengan berkebun dari tanaman lada. Namun, Isyak menuturkan bahwa pihaknya tidak sanggup mendongkrak harga lada.

Baca juga: 3 Alasan Pilih Wisata di Belitung, Tiket Pesawat Murah dan Lihat Bintang Laut

“Harga lada sekarang jatuh di titik terendah Rp 45.000 – Rp 50.000 per kilo. Padahal piperin kita yang terbaik,” ujar Isyak.

Isyak mengungkapkan, hal tersebut membuat para petani lada di Belitung terpuruk. Pemprov Babel dan Pemkab Belitung pun bekerjasama menangani hal tersebut.

Selain dijual sebagai barang mentah, hasil panen lada para petani juga dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tinggi.

“Salah satunya KINGs PEPPER. Dikembang anak-anak muda Belitung. Mereka buat ini racikan sehat rempah asli Belitung. Isinya murni lada dan lain-lain,” ungkap Isyak.

Baca juga: Pesona Tanjung Kelayang, Sepotong Surga di Semenanjung Belitung

Tujuan produk tersebut adalah untuk meningkatkan imunitas tubuh. Dalam waktu dekat, produk tersebut akan diluncurkan.

Jika diterima baik oleh masyarakat dan permintaan pasar banyak, hal ini akan menguntungkan para petani lada di Belitung.

 

Oleh-oleh berbahan dasar lada milik Pepper Secret yang bisa dibeli di Belitung atau secara online.dok. Instagram @pepper_secret Oleh-oleh berbahan dasar lada milik Pepper Secret yang bisa dibeli di Belitung atau secara online.

Oleh-oleh berbahan dasar lada lainnya

Kendati saat ini lada masih ada yang dijual dalam bentuk mentah, namun Isyak menuturkan bahwa mereka mengemasnya dengan unik.

“Lada dalam bentuk botol yang sudah ada grinder, siap pakai. Kemasan beda. Ini laku sekali saat dibawa ke pameran di Rusia beberapa waktu lalu sebelum pandemi, langsung habis,” kata Isyak.

Menurutnya, produsen lada Belitung dapat membantu meningkatkan harga lada melalui kemasan yang menarik.

Selanjutnya, ada lagi lada mentah yang cukup berbeda yang dijual yakni lada hijau produksi Billiton Spice. Lada yang belum terlalu matang sudah diproses kering dan dimasukkan dalam botol.

Kendati aromanya tidak sekuat lada putih, namun aroma khas lada putih Muntoknya masih terasa.

Baca juga: Kota Tua Muntok Dipromosikan ke Belanda

Selain sejumlah produk yang telah disebutkan, Isyak menuturkan bahwa pihaknya juga menjual produk oleh-oleh berbahan dasar lada lainnya.

“Inovasi lada Belitung bukan hanya dalam bumbu masak. Tapi sudah digabungkan dengan kulit jeruk mandarin dalam bentuk sabun cair, lotion, dan sabun batangan,” tutur Isyak.

Selain produk perawatan tubuh, Pepper Secret selaku produsen oleh-oleh berbahan dasar lada Belitung juga menjual pewangi ruangan.

“Ini sudah masuk ke pasar internasional. Ini cukup laku di pasaran, memang sasarannya ke pasar internasional. Di setiap toko oleh-oleh di Belitung ini digemari sekali,” ujar Isyak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Travel Update
6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

Jalan Jalan
Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Mana Pun

Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Mana Pun

Travel Update
Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Travel Promo
Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Travel Update
DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

Travel Update
Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.