Kompas.com - 27/10/2020, 18:18 WIB

KOMPAS.com - Menginap di hotel dengan arsitektur modern, berbintang, dan mewah mungkin sudah biasa.

Namun, bagaimana jika menginap di rumah mercusuar yang sudah tua? Kini pengunjung bisa menikmati pengalaman baru, dengan tidur di rumah mercusuar di Swedia.

Dilansir dari Lonely Planet, hotel tersebut adalah Hamneskär Swedia yang merupakan penginapan baru di sana.

Uniknya, sebelum menjadi hotel, pada abad ke-19 bangunan ini merupakan mercusuar Pater Noster. Kemudian, bangunan ini pun diubah menjadi hotel yang menawarkan pemandangan alam natural.

Hotel ini berad di pulau berbatu, tepatnya di Marstrand, Swedia bagian Barat. 

Lokasi sekitar pulau dikenal oleh pelaut sebagai perairan yang sangat berbahaya, sehingga pelaut berdoa Bapa Kami, atau Pater Noster dalam bahasa Latin.

Dari situlah nama mercusuar disematkan dan mulai dibangun pada tahun 1868 yang merupakan bentuk penghormatan atas doa para pelaut.

Baca juga: Dala Horse, Kisah Oleh-oleh Khas Swedia

Penjaga mercusuar tinggal bersama dalam satu rumah bersama keluarga dan para pegawainya di pulau yang dianggap tidak bisa dihuni selama 110 tahun.

Di tengah lingkungan yang ekstrem, mereka merawat, menjaga, menyelamatkan pelaut yang karam, hingga menciptakan kampung kecil dan mengisolasi diri.

Namun kini, agen desain Swedia Stylt, mengubah rumah tua penjaga mercusuar itu.

Ia menciptakan sembilan kamar yang dapat menampung hingga 18 tamu, restoran, bar, dan kafe terbuka di luar ruangan.

Pengunjung bisa menggunakan rib boat dari Marstrand atau Gothenburg untuk sampai mercusuar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Malang Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Malang Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Travel Update
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Travel Update
Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Travel Update
Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Travel Update
Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Travel Update
Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Travel Update
Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

Jalan Jalan
Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Travel Tips
Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Travel Update
Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Travel Update
Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Travel Tips
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.