Kompas.com - 08/12/2020, 15:18 WIB
Ilustrasi wisatawan bersepeda sambil memakai masker di Bali (Dok. Shutterstock) Ilustrasi wisatawan bersepeda sambil memakai masker di Bali

KOMPAS.com – Wisatawan yang hendak bepergian dengan anak berusia remaja mungkin merasa cukup aman karena dianggap mudah untuk diatur.

Selain dalam hal aturan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan rajin mencuci tangan, pengemasan barang-barang pun orang tua tidak perlu khawatir.

Lantas, bagaimana tips aman liburan bersama remaja saat pandemi Covid-19?

1. Pastikan barang bawaan bersih

CEO Enmedicare International dr. Enrico Adhitya Rinaldi mengatakan, orang tua tetap memeriksa jika seluruh barang yang akan dipakai dan dibawa dalam keadaan bersih.

“Perbedaan hanya masalah usia saja dan kemandirian dari anak tersebut jika dibandingkan dengan anak bayi dan anak usia sekolah dasar,” katanya kepada Kompas.com, Senin (7/12/2020).

Baca juga: 4 Tips Liburan Bersama Bayi Saat Pandemi, Tidak Wajib Pakai Masker

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk barang-barang, biasanya anak-anak remaja sudah dapat menentukan apa saja yang ingin dibawa sehingga orang tua tidak perlu khawatir.

Ahli Epidemiolog Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menambahkan, hal ini karena remaja sudah memiliki otonomi berpikir dan bersikap sendiri.

Namun beberapa barang penting yang harus dipastikan agar tidak tertinggal adalah dompet dan ponsel pribadi anak. Terkait pakaian ganti, Enrico mengatakan bahwa jumlah tergantung kebutuhan.

Meski begitu, Hermawan mengimbau agar pakaian yang dibawa memiliki bahan yang mudah dicuci saat terkena cipratan air.

Baca juga: Batu Flower Garden, Wisata Romantis Idola Kaum Remaja

2. Bawa suplemen dan bekal makanan

“Tidak lupa bawa suplemen makanan dan multivitamin. Remaja sudah bisa diberi suplemen makanan,” ujar Hermawan.

Sementara untuk perbekalan, Hermawan lebih menyarankan makanan disiapkan oleh orang tua di rumah untuk menjaga kebersihannya dan tidak membelinya di restoran.

Selain barang, hal lain yang wajib diperhatikan adalah kondisi fisik. Menurut Enrico, berwisata pada kondisi seperti ini cukup riskan jika imun tubuh tidak dijaga.

“Minum vitamin yang menaikkan imun tubuh. Jangan lupa untuk selalu berolahraga. Jika badan tidak fit, lebih baik dipertimbangkan lagi untuk melakukan wisata,” imbau Enrico.

Baca juga: 5 Tips Piknik sendiri, Siapkan Mental

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut daftar barang yang dapat disiapkan untuk wisatawan yang hendak bepergian dengan anak remaja yang telah Kompas.com rangkum, Selasa (8/12/2020):

  • Makanan
  • Suplemen makanan
  • Multivitamin
  • Dompet anak
  • Ponsel anak
  • Pakaian ganti
  • Hand sanitizer
  • Masker
  • Penutup wajah (face shield)

ilustrasi temanbeer5020 ilustrasi teman

3. Jaga keamanan dan kesehatan anak

Agar orang tua merasa lebih aman dan nyaman saat bepergian bersama anak selama pandemi Covid-19, kotak P3K kecil dan ringan dapat dibawa.

“Kotak P3K standar (jaga-jaga) jika terjadi sesuatu seperti kecelakaan atau cedera. Isinya semacam kain kasa, plester sederhana, betadine, dan alkohol,” kata Hermawan.

Baca juga: Rekomendasi 2 Tempat Wisata untuk Libur Akhir Tahun di Padang

4. Pakai masker dan face shield

Saat bepergian, anak juga diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan penutup wajah, rajin mencuci tangan, serta menjaga jarak.

Penutup wajah berbeda dengan masker karena barang tersebut bukanlah barang sekali pakai. Namun, Hermawan mengimbau agar penutup wajah rajin dibersihkan setiap 4-5 jam sekali.

Adapun, pembersihan penutup wajah dapat dilakukan dengan lap yang telah disemprot hand sanitizer atau alkohol.

Jika orang tua mengajak teman-teman anaknya untuk turut serta dalam perjalanan liburan, aturan memakai masker dan penutup wajah, rajin mencuci tangan, dan jaga jarak wajib ditegaskan kepada mereka.

“Mereka suka nongkrong, jadi rentan masuk dalam keramaian,” jelasnya.

Baca juga: M Bloc Space, Saat Bangunan Tua Disulap Jadi Tempat Kongko Anak Muda

5. Tidak makan di transportasi publik 

Apabila wisatawan berlibur ke tempat wisata yang jaraknya cukup dekat, Enrico menyarankan agar mereka tidak makan atau minum di transportasi publik. Misalnya di pesawat.

Selain itu, ada baiknya satu keluarga duduk berdampingan dan tidak terpisah-pisah agar lebih aman. Dia juga menyarankan agar masker tidak dibuka selama berada di publik.

“Buka masker teralu berisiko saat ini,” pungkas Enrico.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X