Kompas.com - 28/02/2021, 12:01 WIB
Gedung Opera di Sydney, Australia. ThinkstockGedung Opera di Sydney, Australia.


KOMPAS.com – Maskapai penerbangan asal Australia, Qantas, akan melanjutkan penerbangan internasional mereka mulai akhir Oktober 2021.

Seperti dilansir CNN Travel, Qantas merilis hasil keuangan setengah tahun mereka pada Rabu (24/2/2021). Di dalamnya juga termasuk informasi terkait rencana mereka untuk kembali melanjutkan penerbangan internasional di musim gugur.

Rencana tersebut berlaku untuk Qantas dan juga maskapai penerbangan Jetstar, low cost carrier (LCC) yang juga dimiliki perusahaan tersebut.

Selain itu, maskapai penerbangan ini juga berniat untuk meningkatkan penerbangan trans-Tasman ke Selandia Baru pada Juli 2021.

Baca juga: Qantas Batalkan Penerbangan Internasional hingga Maret 2021, Termasuk Bali dan Jakarta

Dilansir Lonely Planet, periode musim gugur dipilih oleh maskapai penerbangan tersebut agar tepat waktu dengan berakhirnya jadwal vaksinasi di Australia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara ini, Qantas dilaporkan tetap berkonsultasi dengan pemerintah Australia. Jika situasinya berubah, tanggal kelanjutan penerbangan internasional ini juga akan diperbaharui.

Namun, jumlah penerbangan internasional tersebut tentu saja tak akan sama kondisinya seperti sebelum pandemi Covid-19 berlangsung.

Misalnya, hanya 22 dari 25 rute internasional (termasuk Los Angeles, Johannesburg, dan London) yang akan kembali berjalan setelah 31 Oktober 2021.

Qantas Airways 747.SHUTTERSTOCK / A Periam Photography Qantas Airways 747.

Sementara itu, Jetstar akan menjalankan kembali seluruh rute internasional mereka yang berjumlah 13 rute. Termasuk juga penerbangan ke Bangkok, Seoul, dan Tokyo.

Pesawat yang akan beroperasi di setiap rutenya juga akan lebih sedikit. Selain itu, jumlah penumpangnya juga akan lebih sedikit di setiap pesawat.

Menurut CEO Qantas Alan Joyce, dipilihnya Oktober 2021 dianggap cukup masuk awal dan dalam beberapa hal cukup konservatif.

Baca juga: Pelancong yang Sudah Divaksin Tetap Harus Karantina jika ke Australia

Perwakilan Qantas mengatakan bahwa mereka sedang memeriksa beberapa kartu kesehatan digital, atau yang lebih dikenal sebagai paspor vaksin. Paspor vaksin ini akan memberikan verifikasi apakah seorang penumpang telah mendapatkan vaksinasi.

Beberapa negara juga telah mengizinkan pelancong yang sudah divaksinasi untuk melewati proses karantina saat kedatangan. Di mana langkah tersebut adalah langkah pertama yang sangat penting dalam proses pembukaan kembali industri perjalanan global.

Sejauh ini, masih belum ada kepastian kapan perjalanan internasional di Australia bisa kembali berlangsung. Menurut data Qantas, perjalanan internasional tidak akan benar-benar pulih hingga tahun 2024.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merbabu View & Cafe, Wisata Baru di Kabupaten Semarang dengan Pemandangan Memukau

Merbabu View & Cafe, Wisata Baru di Kabupaten Semarang dengan Pemandangan Memukau

Jalan Jalan
Desa Wisata Mana Saja yang Sudah Siap Terima Wisatawan?

Desa Wisata Mana Saja yang Sudah Siap Terima Wisatawan?

Travel Update
Masih PPKM, Petugas Putar Balik Kendaraan Wisatawan yang Nekat Datang ke Gunungkidul

Masih PPKM, Petugas Putar Balik Kendaraan Wisatawan yang Nekat Datang ke Gunungkidul

Travel Update
Berapa Jumlah Desa Wisata di Indonesia?

Berapa Jumlah Desa Wisata di Indonesia?

Travel Update
Erix Soekamti Kembangkan Desa Wisata Nglinggo Secara Swadaya

Erix Soekamti Kembangkan Desa Wisata Nglinggo Secara Swadaya

Travel Update
5 Wisata Menarik di Gayo Takengon Aceh, Kunjungi Usai PPKM

5 Wisata Menarik di Gayo Takengon Aceh, Kunjungi Usai PPKM

Jalan Jalan
Syarat Karantina 14 Hari di Negara Lain untuk Umrah Bikin Biaya Lebih Mahal

Syarat Karantina 14 Hari di Negara Lain untuk Umrah Bikin Biaya Lebih Mahal

Travel Update
Syarat Umrah 2021 bagi Jemaah dari Indonesia, Karantina 14 Hari di Negara Lain

Syarat Umrah 2021 bagi Jemaah dari Indonesia, Karantina 14 Hari di Negara Lain

Travel Update
Masyarakat Indonesia Sudah Bisa Umrah Per 10 Agustus 2021, tetapi...

Masyarakat Indonesia Sudah Bisa Umrah Per 10 Agustus 2021, tetapi...

Travel Update
Daftar Stasiun KA Penyedia Layanan Vaksinasi Gratis, Mana Saja?

Daftar Stasiun KA Penyedia Layanan Vaksinasi Gratis, Mana Saja?

Travel Update
GLOW Kebun Raya Tawarkan Sensasi Jelajah Kebun Raya Bogor di Malam Hari

GLOW Kebun Raya Tawarkan Sensasi Jelajah Kebun Raya Bogor di Malam Hari

Jalan Jalan
5 Tips Wisata ke Glow Kebun Raya Bogor, Pakai Baju Putih

5 Tips Wisata ke Glow Kebun Raya Bogor, Pakai Baju Putih

Travel Tips
Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg untuk Semua Rute Domestik

Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg untuk Semua Rute Domestik

Travel Promo
Turis Indonesia Dominasi Kunjungan ke TN Komodo pada Januari-Mei

Turis Indonesia Dominasi Kunjungan ke TN Komodo pada Januari-Mei

Travel Update
Singapura Terapkan Perjalanan Bebas Karantina Mulai September 2021

Singapura Terapkan Perjalanan Bebas Karantina Mulai September 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X