Kompas.com - 27/03/2021, 16:31 WIB

“Masyarakat setempat masih pertahankan tradisi, kemudian keterlibatan masyarakat nyata, dan kebersihan terjamin,” ujar dia.

Baca juga: Inilah Si Gundul, Durian Tak Berduri Asli NTB

Supaya keaslian desa tetap terjaga, pengembangan desa wisata di NTB juga mempertimbangkan konservasi dan daya dukung agar lingkungan desa tidak rusak.

“Kalau pariwisata lingkungannya rusak dan tidak sehat, tidak ada orang yang datang,” jelas Faozal.

Desa wisata cocok dengan perubahan tren pariwisata

Menurut Faozal, saat ini terjadi perubahan dalam tren pariwisata akibat pandemi Covid-19. Orang-orang lebih memilih untuk berwisata ke tempat wisata luar ruangan.

Hal tersebut merupakan keuntungan bagi desa wisata jika kegiatan pariwisata sudah benar-benar bergerak. Pasalnya, desa wisata memenuhi kebutuhan wisatawan akan lingkungan luar ruangan.

“Alam menjadi sesuatu yang harus hadir dalam memberikan kenyamanan bagi wisatawan,” kata dia.

Baca juga: Acara yang Siap Digelar di NTB Tahun 2021, Ada MotoGP dan LEtape

Kendati demikian, dia tidak menampik bahwa wisatawan juga masih akan mengkhawatirkan penerapan protokol kesehatan yang sesuai standar. Untuk itu, kehadiran protokol kesehatan CHSE menjadi suatu keharusan di sebuah destinasi wisata termasuk desa wisata.

“Kita beri sertifikasi. Sekarang banyak desa wisata yang melakukan sertifikasi untuk memastikan protokol kesehatan CHSE hadir,” imbuh Faozal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.