Kompas.com - 16/08/2021, 20:08 WIB

KOMPAS.com – Beberapa waktu lalu, beredar kabar di media sosial bahwa tempat wisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, buka lagi.

Padahal, menurut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, Pangandaran masih PPKM Level 3.

Dalam Inmendagri tersebut, dikatakan bahwa tempat wisata masih harus tutup di daerah dengan PPKM Level 3 dan Level 4.

Baca juga: Seharian Wisata Lokal di Pangandaran, Bisa ke Mana Saja?

Diberitakan Antara, Sabtu (14/8/2021), kabar itu juga berisi seputar ketentuan operasional tempat wisata di Kabupaten Pangandaran yang isinya adalah sebagai berikut:

1. Pembatasan jumlah wisatawan agar tidak terjadi kepadatan yang menimbulkan kerumunan

2. Disiplin penerapan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi)

3. Pemeriksaan swab antigen gratis secara acak

4. Penyembprotan disinfektan secara berkala di semua obyek wisata

Ternyata kabar hoaks

Kabar yang beredar di media sosial tersebut ternyata adalah hoaks. Pihak Humas Pemerintah Kabupaten Pangandaran membantah kabar tersebut.

Pihak Pemkab Pangandaran menyatakan bahwa semua tempat wisata di sana belum dibuka hingga saat ini.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Humas Pemkab Pangandaran (@humaskabpnd)

Menyikapi beredarnya informasi bahwa wisata pangandaran telah dibuka, kami menyatakan bahwa berita tersebut adalah Hoax,” tulis unggahan di akun resmi Instagram Humas Pemkab Pangandaran di @humaskabpnd.

Adapun selama perpanjangan PPKM, hanya Kabupaten Tasikmalaya yang berstatus PPKM Level 2.

Baca juga: Cuti Bersama 2021 Dipotong, Wisatawan ke Pangandaran Saat Libur Panjang Akan Berkurang

Dalam Inmendagri tersebut, dijelaskan bahwa tempat wisata baru boleh buka di daerah PPKM Level 2.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.