Kompas.com - 01/03/2021, 11:11 WIB

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Untung Saeful Rachman mengatakan, pemangkasan cuti bersama 2021 memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan karena tidak ada libur panjang.

“Dampak dipangkasnya cuti bersama jelas tidak ada libur yang high season, tidak ada libur panjang. Akhirnya jadi dampak ke kunjungan dan okupansi hotel,” tuturnya kepada Kompas.com, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Liburan Saat New Normal, Jangan Lupa ke Pantai Pangandaran

Adapun, hal tersebut karena ramainya pariwisata di Pangandaran kerap terjadi pada momen libur panjang, baik selama pandemi Covid-19 maupun tahun-tahun sebelumnya.

Untuk kunjungan wisatawan selain momen libur panjang, khususnya pada Januari-Februari 2021, Untung mengatakan bahwa hal tersebut relatif standar meski jumlahnya jauh lebih sedikit dari sebelum pandemi.

Baca juga: Pantai Madasari Pangandaran, Kemah Tepi Pantai dengan Panorama Bukit Karang

“Kalau dilihat, tingkat kunjungan 2021 berdasarkan kendaraan yang masuk cenderung dari Jawa Barat. Kebanyakan dari Tasikmalaya dan Bandung, tapi bisa dikatakan sebetulnya dari Kota Bandung tidak signifikan,” ungkapnya.

Menurut Untung, jumlah kunjungan saat ini mengalami penurunan dari periode yang sama sebelum pandemi karena saat ini situasi dan kondisi Covid-19 di Indonesia belum landai.

Ilustrasi Pangandaran - Pantai Pangandaran (SHUTTERSTOCK/Akhmad Dody Firmansyah).SHUTTERSTOCK/Akhmad Dody Firmansyah Ilustrasi Pangandaran - Pantai Pangandaran (SHUTTERSTOCK/Akhmad Dody Firmansyah).

Baca juga: Pulang Kantor, Yuk ke Pangandaran...

Alhasil, banyak masyarakat yang mengurungkan niat untuk berlibur ke Pangandaran karena merasa lebih nyaman jika di rumah saja.

“Dipangkasnya cuti bersama bisa jadi bakal makin menurunkan kunjungan wisata karena masyarakat tidak ada waktu luang untuk berwisata,” kata dia.

Wisatawan lokal dan wilayah Priangan tetap ke Pangandaran

Kendati cuti bersama 2021 resmi dipangkas Pemerintah Indonesia, Untung mengatakan bahwa wisatawan lokal tetap akan berwisata.

Selain itu, mereka yang datang dari wilayah sekitar seperti Tasikmalaya atau wilayah lain dalam Priangan juga tidak terlalu terdampak dengan dipangkasnya cuti bersama.

Baca juga: Sah, Cuti Bersama 2021 Dipotong Jadi Cuma 2 Hari

Adapun, Priangan atau Parahyangan merupakan sebutan untuk sejumlah wilayah di Jawa Barat yang mencakup Ciamis, Pangandaran, Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Cimahi, Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Bogor.

“Memang lebih cenderung dari Tasikmalaya, di akhir pekan juga wisatawan banyakan dari wilayah Tasikmalaya ke sini. Mungkin karena mudah dijangkau dan tidak perlu sampai bermalam,” jelas Untung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.