Kompas.com - 02/11/2021, 07:12 WIB
Wisatawan saat berada di Candi Arjuna, salah-satu candi di kompleks candi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (15/10/2020). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWisatawan saat berada di Candi Arjuna, salah-satu candi di kompleks candi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (15/10/2020).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com Dieng Culture Festival (DCF) kembali digelar di Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, secara hibrida pada 1-3 November 2021.

Ketua Panitia DCF 2021 Alif Faozi mengakui sejak pandemi Covid-19, kegiatan DCF tidak bisa digelar secara luring dengan melibatkan banyak orang dan berbagai atraksi.

"Tahun kemarin, kami gelar secara virtual, sedangkan tahun ini secara hibrida, virtual dan luring terbatas. Kami sebenarnya berharap tahun ini sudah normal, tetapi karena situasi dan kondisi, sehingga kami laksanakan secara hibrida," kata Alif di Desa Dieng Kulon, Senin (1/11/2021) seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: 4 Tempat Wisata di Desa Wisata Dieng Kulon, Ada Candi Arjuna

Ia mengatakan banyak wisatawan yang sudah merindukan DCF, termasuk masyarakat setempat.

Warga setempat pun mengharapkan dampak ekonomi dari agenda wisata tahunan tersebut.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mengambil tema The Dream Beauty of Culture dalam pergelaran DCF 2021.

"Paling tidak ini menjadi mimpi lagi bahwa keindahan budaya ini suatu saat akan bisa dilaksanakan kembali dan tentunya di ajang saat ini juga ada bermacam-macam sub event-nya, salah satunya festival tumpeng," kata Alif yang juga Ketua Kelompok Sadar Wisata Dieng Pandawa dan penggagas DCF itu.

Baca juga: Batu Pandang Ratapan Angin, Tempat Terbaik Melihat Telaga Warna Dieng

Festival Tumpeng

Menurut Alif, Festival Tumpeng mengolaborasikan tumpeng yang menjadi daya tarik kuliner dan tumpeng sebagai sarana tasyakuran atau doa.

"Di mana kita tentu harus tetap berdoa kepada Yang Maha Kuasa, situasi seperti ini (pandemi) semoga cepat selesai dan masyarakat Dieng, Indonesia, semuanya akan baik-baik saja. Bahkan akan mendapatkan situasi yang normal," tuturnya.

Kayang Ayuningtiyas Nugroho (tengah) sebelum menjalani ritual potong rambut gembel, Minggu (4/8/2019).KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES Kayang Ayuningtiyas Nugroho (tengah) sebelum menjalani ritual potong rambut gembel, Minggu (4/8/2019).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.