Kompas.com - 23/12/2021, 13:28 WIB

KOMPAS.com - Wisata Taman Safari di Bogor menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk liburan edukasi satwa dan alam liar.

Destinasi wisata yang berdiri di atas lahan seluas 260 hektar ini menawarkan sejumlah aktivitas menarik, seperti program Safari Siang, Safari Tour, 20 wahana permainan, sembilan pertunjukan, hingga tujuh exhibit satwa.

Menjelang Nataru, terjadi peningkatan jumlah pengunjung sekitar 30 persen, seperti disampaikan Area General Manager Taman Safari Indonesia Emeraldo Parengkuan kepada Kompas.com, Rabu (22/12/2021).

“Seminggu ini, sejak Senin lalu ada kenaikan. Biasanya selama pandemi, jumlah pengunjung weekdays 2.500 dan weekend 4.000. Belakangan pas weekdays jadi 3.000-4.000 orang dan weekend jadi 5.000-6.000 orang,” ujar Emeraldo.

Baca juga: Taman Safari Bogor Gelar Dua Atraksi Wisata Baru Saat Nataru

Tips wisata ke Taman Safari

Jika ingin berkunjung, berikut sejumlah tips wisata ke Taman Safari selama musim liburan, seperti diungkapkan Emeraldo.

  • Berangkat pagi

Sudah diketahui bersama kalau jalur perjalanan menuju Puncak seringkali macet, terutama pada akhir pekan.

Maka, sebaiknya wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya yang ingin berkunjung ke Taman Safari bisa berangkat dari rumah pukul 06.00 atau bahkan lebih awal. Sehingga, perkiraan waktu sampai di Taman Safari adalah sekitar pukul 08.00

Meski loket baru dibuka pukul 08.30, wisatawan bisa mendatangi Safari Greens, area di luar loket pintu masuk.

Ada beragam kuliner serta atraksi yang bisa dinikmati di sana, sehingga wisatawan tidak akan merasa bosan saat menunggu

“Jika berangkat dari rumah baru pukul 10.00 atau 11.00, biasanya di jalan sudah macet,” ujar Emeraldo.

Baca juga: 5 Tempat Makan di Sekitar Taman Safari Bogor, Salah Satunya Cimory Mountain View

  • Rajin membaca berita atau informasi terbaru

Sebelum berangkat, pastikan sudah membaca peraturan atau ketentuan perjalanan antar kota yang berlaku.

Misalnya, terkait aturan kendaraan ganjil-genap, kebijakan buka-tutup, atau jalan satu arah yang berlaku di tempat tujuan.

Pasalnya, aturan perjalanan darat antar kota seringkali diterapkan secara mendadak. Wisatawan diimbau untuk mengecek informasi terbaru pemerintah sebelum bepergian sehingga tidak terhambat di tengah-tengah perjalanan.

Baca juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam di Puncak Bogor, Lihat Satwa di Taman Safari

Unta di Taman Safari Bogor, Jawa Barat DOK, Shutterstock/Greg PW Unta di Taman Safari Bogor, Jawa Barat DOK, Shutterstock/Greg PW

Salah satu yang terpenting, wisatawan diharapkan sudah melakukan reservasi online sebelum berkunjung.

Meski tetap melayani pembelian tiket dan pembayaran langsung, Emeraldo berharap wisatawan bisa melakukan registrasi online untuk mempermudah perhitungan dan pengawasan jumlah pengunjung.

  • Datang lebih awal untuk menonton pertunjukan

Salah satu tips wisata ke Taman Safari di momen libur akhir tahun termasuk datang lebih awal jika ingin menonton pertunjukan (show), setidaknya 30 menit sebelumnya.

Misalnya, untuk menyaksikan pertunjukan “Raja Rimba” pada pukul 13.30, maka carilah tempat duduk sekitar pukul 13.00. Dengan begitu, kesempatan duduk di posisi yang nyaman akan lebih besar.

Selain itu, protokol kesehatan juga membuat kapasitas di tempat pertunjukan tidak dapat terisi penuh.

“Sembilan atraksi yang kita punya menerapkan prokes, aturannya hanya terisi kapasitas 50 persen saja. Duduknya juga harus berjarak,” lanjut dia.

Baca juga: Panda, Hewan Herbivora dari China yang Bertaring Tajam

  • Perhatikan pengumuman di dalam area

Bagi wisatawan, terutama yang ingin menonton pertunjukan lumba-lumba, gajah, singa laut, teater safari, dan lain-lain, sebaiknya dengarkan pengumuman di dalam area.

Sekitar satu jam sebelum pertunjukan, akan ada pengumuman melalui pengeras suara.

Selain itu, wisatawan bisa mengunjungi pusat informasi yang tersedia di beberapa titik untuk mengetahui informasi kegiatan.

Baca juga: 5 Tips Menjaga Kelestarian Hewan Selama Berwisata

  • Pergi dalam keadaan sehat dan patuhi protokol kesehatan

Emeraldo juga mengimbau wisatawan untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Jadi, datang ke Taman Safari dalam keadaan sehat dan sudah memiliki aplikasi PeduliLindungi atau sertifikat vaksin. Hindari wahana yang sedang ramai dan usahakan tidak berdesak-desakan saat menikmati wahana.

Jika ada wahana yang antriannya ramai, sebaiknya tunda dulu dan beralih ke wahana lainnya.

Selain wisatawan diminta untuk menjaga kesehatan diri, Emeraldo menegaskan bahwa pihak Taman Safari Indonesia juga telah menerapkan aturan yang ketat.

“Kita pakai PeduliLindungi, sehingga wisatawan yang boleh masuk hanya yang keterangan warnanya sudah hijau atau kuning. Di dalam area juga ada satgas Covid-19 yang bertugas mengawasi wisatawan maupun staf kami,” papar dia.

Baca juga:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.