Kompas.com - 11/01/2022, 10:10 WIB
Ilustrasi Italia - Basilica of San Domenico di Perugia, Umbria, Italia. SHUTTERSTOCK / Henryk SaduraIlustrasi Italia - Basilica of San Domenico di Perugia, Umbria, Italia.

KOMPAS.com – Negara Italia tengah memperketat aturan seputar pengendalian Covid-19, terutama bagi warganya di tempat umum.

Masyarakat yang hendak beraktivitas di tempat umum, seperti transportasi publik, makan di restoran, sampai menginap di hotel, kini harus mematuhi aturan yang lebih ketat.

Salah satu kewajiban yang harus dipatuhi adalah menyertakan bukti vaksinasi atau kesembuhan dari Covid-19.

Baca juga: Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film House of Gucci di Italia

Selain kedua syarat tersebut, syarat lain yang harus dipatuhi adalah adalah menunjukkan bukiti tes negatif Covid-19.

Protokol kesehatan yang ketat juga harus tetap dilaksanakan, khususnya soal pemakaian masker.

Baca juga: Turis di Italia Harus Tunjukkan Green Pass Saat Berwisata, Mirip Aplikasi PeduliLindungi

Mulai Senin (10/1/2021), masker yang dikenakan tidak boleh sembarangan, harus FFP2 atau setara N95 dan KN95.

Upaya dorong tingkat vaksinasi di Italia

Antara, Selasa (11/1/2021) memberitakan bahwa kebijakan itu dibuat untuk mendorong tingkat vaksinasi di Italia.

Hal itu karena terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Negeri Pizza tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Ilustrasi Italia.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Italia.

Sebagai informasi, Italia mencatat kasus Covid-19 lebih dari 100.000 setiap harinya, sehingga perlu dilakukan langkah pengendalian.

Pemerintah Italia juga sudah menyiapkan denda bagi mereka yang melanggar aturan baru tersebut.

Baca juga: Italia Kembali Sambut Wisatawan Asing yang Sudah Divaksin, tetapi...

Tidak main-main, denda yang akan diberikan berkisar antara 113 dollar AS atau sekitar Rp 1,9 juta sampai 1.800 dollar AS atau sekitar Rp 25,7 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.