Kompas.com - 31/01/2022, 06:06 WIB

KOMPAS.com – Kadang kala, orang-orang yang menginap di hotel mencari letak lantai 13 hotel bertingkat. Pastinya banyak yang bertanya-tanya mengapa tidak pernah menginap di kamar hotel yang ada di lantai 13. 

Melansir dari Travel and Leisure, Minggu (30/1/2022), alasan utama tidak ada lantai 13, sebenarnya karena adanya triskaidekaphobia, atau ketakutan akan angka 13.

Seperti yang dilaporkan USA Today, ketakutan akan angka 13 bukan hanya fobia kecil-kecilan yang membuat orang menghindari pergi keluar pada hari Jumat tanggal 13. 

Baca juga: Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Namun, fobia itu bisa menyebabkan orang menderita kecemasan akut saat mereka datang ke tempat yang berhubungan dengan angka 13. 

Melewatkan lantai 13 di suatu gedung atau hotel pun dianggap dapat membantu menyelamatkan pelanggan yang menderita ketakutan khusus ini.

Banyak yang tidak nyaman tinggal di lantai 13

Mungkin memang tampak berlebihan untuk melewatkan semua lantai untuk beberapa pelanggan yang ketakutan. 

Akan tetapi, survei yang dilakukan Gallup pada 2007 mengatakan bahwa 13 persen responden mengatakan, mereka merasa tidak nyaman tinggal di lantai 13 sebuah hotel.

Sesuai dengan pemikiran rasional, hotel dan bangunan yang lebih tinggi dari 12 lantai akan memiliki lantai 13. Namun, banyak hotel mereka memilih menghapusnya. 

Baca juga: Cara Check In Hotel Langsung Tanpa Booking Online, Perhatikan Hal Ini

Angka lantai 13 digantikan dengan sesuatu yang lain, banyak bangunan di New York City yang menyebut angka 13 sebagai 12B  atau 14A. 

The Atlantic menjelaskan dalam sebuah survei oleh CityReality, ditemukan bahwa dari 629 bangunan kondominium yang terdaftar dengan 13 lantai atau lebih, hanya 55 yang menyebut lantai 13 sebagai lantai 13. 

Itu berarti 91 persen bangunan dengan lantai 13 menamainya menjadi sesuatu yang kurang menyeramkan dengan harapan menarik calon pembeli dan penyewa.

Meskipun ini tampak berlebihan, ada baiknya bagi sebuah bisnis untuk tidak mengasingkan 13 persen klien potensial. 

Baca juga: 4 Rahasia Hotel Bintang 5 yang Jarang Diketahui Tamu

Direktur Marriott International, J.W. Bill Marriott Jr., mengatakan kepada USA Today pada 2007 soal angka 13. 

“Itu adalah salah satu hal pertama yang saya pelajari: jangan pakai (angka) 13,” ujar J.W. Bill Marriott Jr.

Pasti banyak yang ingin mengetahui sebenarnya apa itu triskaidekaphobia dan mengapa menjadi sebuah ketakutan yang sampai diperhatikan oleh pemilik gedung atau hotel, dikutip dari USA Today.

Penjelasan Triskaidekaphobia

Triskaidekaphobia adalah ketakutan yang parah terhadap angka 13. Sebagai fobia, ketakutan ini lebih dari sekadar ketidaknyamanan ringan.

Ilustrasi liftpexels.com/Kelly L Ilustrasi lift

Orang yang mengalami fobia menunjukkan gejala kecemasan akut ketika mereka menemukan atau menghadapi obyek ketakutan mereka. 

Gejalanya bisa meliputi mual, muntah, kesulitan bernapas, detak jantung cepat, berkeringat, dan perasaan panik. 

Baca juga: Jangan Lupakan 6 Hal Ini Saat Menginap bersama Bayi di Hotel

Menghilangkan lantai 13 di hotel bisa jadi menyelamatkan pelanggan yang mungkin menderita gangguan ini dari ketidaknyamanan berada di elevator dengan lantai 13 atau memiliki kamar di lantai 13. 

Takhayul angka 13

Selain fobia, angka 13 juga identik dengan sebuah takhayul. Berdasarkan pengetahuan umum, ketakutan akan angka 13 berasal dari salah satu teks tertulis dari Kode Hammurabi. 

Cerita berlanjut bahwa para penulis kode meninggalkan hukum ke-13 dalam daftar, tapi daftar tersebut tidak memiliki nomor. 

Misteri angka 13 Shutterstock Misteri angka 13

Meskipun demikian, ketakutan terhadap angka 13 memang muncul, angka 13 mungkin dianggap kurang baik dalam agama-agama pendahulu. 

Ada yang bilang Loki adalah dewa Norse ke-13. Yudas adalah orang ke-13 yang mengikuti perjamuan terakhir, tapi takhayul itu tidak mencolok sampai abad ke-17.

Angka 13 di tombol lift dihilangkan

Area utama di hotel untuk membuktikan jika angka 13 dihilangkan adalah di tombol elevator atau tangga. 

Seringkali tidak ada angka 13 di tombol elevator. Hotel tidak menghilangkan lantai 13, tetapi memberi label atau nama lantai secara berbeda. 

Gedung pencakar langit City Realty Gedung pencakar langit

Menurut perusahaan Otis Elevator, sekitar 85 persen tombol elevator menghilangkan angka 13.

Sejarah angka 13

Kebiasaan menghilangkan lantai 13 di hotel-hotel tinggi sebenarnya adalah kebiasaan yang relatif baru. 

Itu karena gedung pencakar langit tidak muncul sampai tahun 1885. Bahkan kemudian, gedung pencakar langit pertama, yakni gedung asuransi rumah hanya memiliki 12 lantai. 

Tradisi menghilangkan angka 13, tampaknya telah dimulai karena para kritikus percaya bahwa gedung pencakar langit setinggi itu akan menimbulkan sesuatu hal yang menyeramkan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tidak Hanya Digunakan di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tidak Hanya Digunakan di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Jalan Jalan
Pesona Pulau Maitara Ternate, Lokasi Asli di Uang Rp 1.000 Lama

Pesona Pulau Maitara Ternate, Lokasi Asli di Uang Rp 1.000 Lama

Jalan Jalan
 Longsor Lagi, Jalur Utama Yogyakarta-Gunungkidul Ditutup Sementara

Longsor Lagi, Jalur Utama Yogyakarta-Gunungkidul Ditutup Sementara

Travel Update
Jadwal dan Harga Tiket KA Blambangan Ekspres, Semarang-Banyuwangi PP

Jadwal dan Harga Tiket KA Blambangan Ekspres, Semarang-Banyuwangi PP

Travel Update
Kondisi Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Pascagempa Cianjur

Kondisi Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Pascagempa Cianjur

Travel Update
Citilink Tambah Rute Penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma

Citilink Tambah Rute Penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma

Travel Update
100 Turis Asing Kunjungi Air Terjun Pangkadari di Manggarai NTT

100 Turis Asing Kunjungi Air Terjun Pangkadari di Manggarai NTT

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.