Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemerintah Siapkan Dana Rp 4,55 Triliun untuk Pemulihan Pariwisata

Kompas.com - 09/02/2022, 17:03 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pariwisata menjadi sektor yang merasakan dampak terberat selama dua tahun pandemi Covid-19 berlangsung. Pemulihannya pun perlu dilakukan secara bertahap.

Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan untuk mendukung bangkitnya industri pariwisata Indonesia, termasuk menyiapkan anggaran pemulihan sebesar Rp 4,55 triliun.

"Pemerintah telah menyiapkan dan memberikan anggaran sebesar Rp 4,55 T untuk menunjang kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif," tutur Airlangga dalam sesi RAKERNAS II PHRI Tahun 2022 di Padang, Sumatera Barat yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (09/02/2022).

Baca juga: 10 Tempat Wisata Terbanyak Dikunjungi 2 Minggu Terakhir Menurut PeduliLindungi

Dua hal utama yang disorot dan dianggap berperan penting dalam mendukung proses pemuliihan sektor pariwisata adalah percepatan vaksinasi dosis kedua dan penerapan protokol kesehatan ketat di berbagai destinasi wisata.

Setiap pengelola tempat wisata diharapkan sudah memiliki sertifikat CHSE. Adapun CHSE adalah Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

"Utamanya adalah dua hal, satu vaksinasi yang terus didorong untuk dosis kedua, kemudian menjaga protokol kesehatan, termasuk menggunakan masker," ujar Airlangga.

Pemerintah juga sedang berupaya mengembangkan skema travel bubble yang dilakukan secara unilateral dan bilateral. Belum lama ini, pemerintah melakukan uji coba skema travel bubble di Batam, Bintan, dan Singapura.

"Travel bubble Batam-Bintan Singapura telah diujicobakan dan kita berharap dalam dua minggu ke depan jumlah feri meningkat di Batam-Bintan dan juga diberi kemudahan untuk tidak dilakukan karantina di Singapura berbasis vaksinasi," ucap Ketua Umum Partai Golkar itu.

Menurutnya, agar upaya membangkitkan ekonomi dari pandemi Covid-19 terus berlanjut, koordinasi dan kolaborasi menjadi kata kunci yang dibutuhkan saat ini.

Tak luput, Airlangga turut mengajak seluruh pelaku industri pariwisata untuk memperkuat kerja sama lintas sektor demi mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional.

"Saya mengajak kita semua untuk memperkuat kerja sama lintas sektor agar bisa mempercepat pemulihan ekonomi nasional terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya.

Baca juga: Digitalisasi Jadi Angin Segar untuk Sektor Ekonomi Kreatif

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com