Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Warisan Budaya UNESCO yang Terancam Akibat Perang Rusia-Ukraina

Kompas.com - 26/02/2022, 08:07 WIB
Ulfa Arieza ,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Rusia telah melancarkan operasi militer ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) kemarin. Konflik Rusia-Ukraina tersebut tak hanya mengancam nyawa penduduk, tetapi juga keberadaan situs-situs penting.

Perlu diketahui bahwa Ukraina merupakan rumah bagi sejumlah warisan dunia (world heritage list) yang terdaftar dalam Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB atau UNESCO.

Berdasarkan informasi dari situs World Heritage Convention UNESCO, terdapat tujuh situs warisan dunia di Ukraina. Enam di antaranya merupakan warisan budaya dan sisanya adalah situs alam.

Lokasi warisan dunia tersebut tersebar di kota-kota di Ukraina. Sayangnya, sebagian wilayah tersebut tidak lepas dari dampak invasi militer Rusia. 

Baca juga: Warga Ukraina dan Polandia Siap Berwisata ke Indonesia

1. Kota kuno Chersonese

Kota kuno Chersonese di Ukraina, warisan dunia versi UNESCO yang terancam akibat perang Rusia-Ukraina.
Vadym Lavra/Shutterstock Kota kuno Chersonese di Ukraina, warisan dunia versi UNESCO yang terancam akibat perang Rusia-Ukraina.

Chersonese merupakan situs warisan dunia berupa sisa-sisa bangunan kota peninggalan Yunani Dorian yang merupakan Yunani kuno. Kota ini diperkirakan dibangun pada abad ke-5 Sebelum Masehi.

Sisa koloni Yunani kuno ini berada di pantai utara Laut Hitam, tepatnya di bagian barat daya Semenanjung Krimea. Situs ini memiliki sisa beberapa kompleks bangunan, seperti perumahan, monumen, permukiman zaman batu dan perunggu, benteng menara Romawi, dan perkebunan.

Semenanjung Krimea sendiri termasuk wilayah konflik antara Rusia dan Ukraina, serta menjadi salah satu penyebab perang dua negara. Dilansir dari Kompas.com pada Jumat (25/2/2022), Rusia melakukan aneksasi terhadap Krimea, atau pengambilan paksa seluruh wilayah Semenanjung Krimea pada 2014.

Langkah Rusia menduduki Krimea tersebut menuai kecaman dari dunia, utamanya Amerika Serikat dan Uni Eropa.

2. Katedral Saint Sophia dan Pechersk Lavra

Kedua situs warisan dunia ini berada di Ibu Kota Ukraina, Kiev (Kyiv). Katedral Saint Sophia disebut dibangun untuk menyaingi Hagia Sophia di Konstantinopel.

Rumah ibadah bagi umat Kristiani di Kiev ini didirikan pada abad ke-11.

Sementara itu, Pechersk Lavra merupakan sebuah biara yang berkontribusi terhadap penyebaran Kristen Ortodoks di Rusia dari abad ke-17 hingga ke-19.

Kiev sendiri tak lepas dari ancaman serangan militer Rusia. Mengutip Kompas.com, Jumat, pasukan Rusia dilaporkan semakin mendekati Ibu Kota Ukraina tersebut.

Pada Jumat (25/2/2022) pagi waktu setempat, rentetan ledakan bersahutan di sekitar Kiev menurut laporan Kementerian Dalam Negeri Ukraina dan AFP.

Baca juga: Rusia Diusulkan Jadi Negara Asal Turis Asing yang Boleh ke Bali

Kota Lviv di Ukraina, warisan dunia versi UNESCO yang terancam akibat perang Rusia-UkrainaRasto SK/Shutterstock Kota Lviv di Ukraina, warisan dunia versi UNESCO yang terancam akibat perang Rusia-Ukraina

3. Kota pusat sejarah, Lviv

Lviv merupakan kota di sebelah barat Ukraina. Tak sembarang kota, UNESCO memasukkan Kota Lviv sebagai salah satu kota pusat sejarah dunia.

Kota yang didirikan pada akhir abad pertengahan ini, merupakan pusat administrasi, keagamaan, dan komersial yang berkembang pesat selama beberapa abad. Topografi perkotaan khas abad pertengahan juga dipertahankan. 

Saat ini, Kota Lviv dianggap sebagai kota paling aman di Ukraina karena berada di sebelah barat. Sementara itu, pasukan Rusia menginvasi dari arah timur.

Sejumlah negara bahkan memindahkan kantor kedutaan mereka ke Kota Lviv.

Baca juga: Turis Rusia ke Indonesia Semakin Meningkat, Ini Destinasi Favoritnya

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com