Kompas.com - 02/07/2022, 21:03 WIB
Penulis Ulfa Arieza
|

KOMPAS.com - Delapan hari lagi, umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha 2022 yang bertepatan dengan 1443 Hijriah. Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Minggu (10/7/2022), berdasarkan hasil sidang isbat. 

Hari Raya Idul Adha identik dengan menyembelih hewan kurban. Selain itu, tradisi lainnya adalah saling mengirimkan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha. 

Baca juga: 20 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2022, Singkat dan Penuh Makna

Presiden Joko Widodo menunaikan ibadah shalat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Presiden Joko Widodo menunaikan ibadah shalat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019).

Makna dan hukum ucapan Idul Adha

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Miftahul Huda mengatakan, ucapan selamat atau tahniah mempunyai banyak makna. Salah satunya adalah doa yang disampaikan kepada penerima ucapan. 

Ucapan tersebut, lanjutnya, dapat disampaikan dalam berbagai momentum, termasuk Hari Raya Idul Adha. 

“Ucapan selamat atau tahniah memiliki banyak makna, antara lain makna doa yang disampaikan kepada orang lain. Ada bentuk tahadduts bin ni’mah atau ekspresi berbagi kebahagiaan,” terangnya kepada Kompas.com, Rabu (29/6/2022). 

Baca juga: 6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Ilustrasi lebaran dan memberi ucapan selamat hari raya Idul Fitri.SHUTTERSTOCK/ODUA IMAGES Ilustrasi lebaran dan memberi ucapan selamat hari raya Idul Fitri.

Ia mengatakan, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha tidak termasuk dalam ibadah mahdlah, atau ibadah yang ketentuan syarat dan rukunnya ditetapkan melalui dalil-dalil keagamaan. 

Oleh sebab itu, tidak ada ketentuan khusus mengenai isi maupun kalimat ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha. Namun, ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha harus disampaikan dengan bahasa yang sopan dan mudah dipahami penerima ucapan. 

“Menyampaikan ucapan selamat adalah ibadah yang berdimensi sosial, artinya dapat disampaikan dengan ungkapan yang baik dan sopan. Dengan bahasa apapun yang dipahami oleh kawan atau teman bicara,” imbuhnya. 

Baca juga: Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Meskipun tidak termasuk ibadah mahdlah, namun mengucapkan Selamat Idul Adha merupakan sebuah sunnah, sehingga sangat dianjurkan. 

“Ucapan selamat semacam itu sangat dianjurkan dan sunnah untuk dilakukan,” tuturnya. 

Miftahul mencontohkan, ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha yang dapat disampaikan kepada keluarga, saudara, maupun teman adalah sebagai berikut. 

“Selamat Hari Raya Idul Adha, semoga Allah SWT menerima amal kita semua,” katanya. 

Baca juga: Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Serupa, mengutip dari laman Nahdlatul Ulama Online, menyatakan bahawa ucapan selamat Hari Raya Idul Adha atau tahniah merupakan salah satu bentuk ekspresi kebahagiaan pada hari raya. Secara umum, ucapan selamat Hari Raya Idul Adha dianjurkan. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.