Selasa, 28 Maret 2017

Travel

TAG
  • #Bromo
  • #Ridho Rhoma
  • #Pramuka
  • #Adinda Thomas

Genjot Kunjungan Wisatawan, Kemenpar Sertifikasi Lokasi MICE

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta (duduk paling kiri) mendengarkan penjelasan Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Kementerian Pariwisata I Gde Pitana (nomor dua dari kanan) pada Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2015 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Kamis (11/6/2015). BBTF berlangsung sampai Sabtu (13/6/2015).
DENPASAR, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata terus berupaya melakukan terobosan dalam mendatangkan kunjungan wisatawan MICE ke Indonesia, salah satunya mendapatkan sertifikasi tempat penyelenggaran kegiatan konferensi bertaraf internasional.

"Kementerian Pariwisata saat ini sudah melakukan berbagai terobosan, sehingga tempat kegiatan pertemuan wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) yang ada di Tanah Air memiliki standar dan sertifikasi, sehingga lembaga atau organisasi dunia yang mengadakan konferensi memilih tempat di Indonesia," kata Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Alam dan Buatan Kemenpar, Aswir Malaon pada acara "Focus Group Discussion (FGD)" MICE di Kuta, Bali, Rabu (29/7/2015).

Ia mengatakan potensi dan tempat mengadakan konferensi bertaraf nasional dan internasional di Indonesia sudah tersedia, namun para penyelenggara kegiatan pasti menanyakan standar dan sertifikasi yang dimiliki.

"Persyaratan penyelenggaran kegiatan pertemuan internasional pasti menanyakan pendukung dari tempat tersebut, yakni standarisasi dan sertifikasi. Persyaratan itu sangat mutlak diperlukan. Kita sudah memiliki tempat wisata MICE, antara lain di Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bali, Tapi perlu didukung sertifikat tersebut," ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya melakukan FGD, yakni di Bali, Yogyakarta dan Makassar dalam upaya mendapatkan informasi lokasi dan masukan-masukan dari praktisi pariwisata dan pemangku kepentingan terkait.

"Langkah ini sangat penting guna mendapatkan informasi dan masukan dari pemangku kepentingan, dan langkah-langkah yang dilakukan untuk bisa semua lokasi konferensi berstandar dan bersertifikasi," katanya.
Editor : I Made Asdhiana
Sumber: Antara,