Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasca HUT RI, Obyek Wisata Sejarah di Rengasdengklok Ramai Pengunjung

Kompas.com - 20/08/2017, 10:03 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Penulis

RENGASDENGKLOK, KOMPAS.com - Pasca Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, wisatawan masih berkunjung ke obyek-obyek wisata bersejarah di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat pada Sabtu (19/8/2017) siang.

Wisatawan mengunjungi obyek wisata Tugu Pembulatan Tekad dan Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong.

Pantauan KompasTravel, wisatawan berasal dari individu, Komunitas Jelajah Budaya dan Mitsubishi Lovers. Mereka menggunakan baju seragam berwarna merah putih dan merah abu-abu. Wisatawan terlihat berkumpul dan menggelar tikar sambil menyantap makanan.

(BACA: Unik, Berbekal Tenda Pasangan Suami Istri Ini Menginap di Museum)

Selain itu, wisatawan juga berfoto di area Tugu Kebulatan Tekad dan Rumah Sejarah Djiauw Kie Song.

Seorang penjual minuman di dekat Tugu Kebulatan Tekad, Rosita mengatakan wisatawan sudah mulai berdatangan sejak Rabu, 16 Agustus lalu. Hingga Sabtu, wisatawan semakin banyak yang berkunjung.

Wisatawan mengunjungi obyek wisata bersejarah, Tugu Kebulatan Tekad di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (19/8/2017) siang. Pasca Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,  wisatawan masih berkunjung ke obyek-obyek wisata bersejarah di Rengasdengklok.KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Wisatawan mengunjungi obyek wisata bersejarah, Tugu Kebulatan Tekad di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (19/8/2017) siang. Pasca Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, wisatawan masih berkunjung ke obyek-obyek wisata bersejarah di Rengasdengklok.
"Yang datang biasanya naik bus dan mobil pribadi kebanyakan. Biasanya kalau hari-hari biasa sepi. Kalau hari minggu ramai. Setiap 17 Agustus pasti ramai di sini," kata Rosita kepada KompasTravel.

(BACA: Pertempuran di Bekas Rumah Laksamana Maeda, Sebuah Reka Ulang)

Ketua Komunitas Jelajah Budaya, Kartum Setiawan mengatakan ada sekitar 80 orang yang tengah berwisata bersama Komunitas Jelajah Budaya. Ia menyebut ada empat obyek wisata yang dikunjungi Komunitas Jelajah Budaya.

"Kami ada empat obyek wisata yang dikunjungi. Pertama, Rumah Sejarah Djiauw Kie Song, Bekas Rumah Djiauw Kie Song di pinggir Sungai Citarum, Tugu Kebulatan Tekad, dan Tugu Perjuangan," kata Kartum kepada KompasTravel di sela-sela acara Jelajah Kota Tua Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (19/8/2017).

(BACA: Saksi Bisu Teks Proklamasi di Rengasdengklok)

Salah satu peserta acara Jelajah Kota Tua Rengasdengklok asal Depok, Bambang mengatakan diajak oleh rekannya di Komunitas Jelajah Budaya. Ia mengaku hobi berwisata sejarah untuk tetap menggerakkan tubuh.

Wisatawan mengunjungi obyek wisata bersejarah, Rumah Djiauw Kie Song di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (19/8/2017) siang. Pasca Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,  wisatawan masih berkunjung ke obyek-obyek wisata bersejarah di Rengasdengklok.KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Wisatawan mengunjungi obyek wisata bersejarah, Rumah Djiauw Kie Song di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (19/8/2017) siang. Pasca Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, wisatawan masih berkunjung ke obyek-obyek wisata bersejarah di Rengasdengklok.
"Saya kalau lihat barang-barang antik dan tua, itu saya senang. Seperti saya ke Lasem, itu ada barang-barang antik jadi saya suka," ujar Bambang kepada KompasTravel.

Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong adalah rumah yang persinggahan Soekarno dan Hatta ketika dibawa ke Rengasdengklok oleh pemuda dari Perkumpulan Menteng 31 seperti Wikana, Aidit, dan Soekarni.

Peristiwa tersebut terjadi pada 16 Agustus 1945 pukul 04.00 WIB agar Soekarno dan Hatta dapat mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Turis Asing Diduga Bikin Sekte Sesat di Bali, Sandiaga: Sedang Ditelusuri

Turis Asing Diduga Bikin Sekte Sesat di Bali, Sandiaga: Sedang Ditelusuri

Travel Update
Ada Pembangunan Eskalator di Stasiun Pasar Senen, Penumpang Bisa Berangkat dari Stasiun Jatinegara

Ada Pembangunan Eskalator di Stasiun Pasar Senen, Penumpang Bisa Berangkat dari Stasiun Jatinegara

Travel Update
Hotel Ibis Styles Serpong BSD CIty Resmi Dibuka di Tangerang

Hotel Ibis Styles Serpong BSD CIty Resmi Dibuka di Tangerang

Hotel Story
10 Mal di Thailand untuk Belanja dan Hindari Cuaca Panas

10 Mal di Thailand untuk Belanja dan Hindari Cuaca Panas

Jalan Jalan
Menparekraf Susun Peta Wisata Berbasis Storytelling di Yogyakarta, Solo, dan Semarang

Menparekraf Susun Peta Wisata Berbasis Storytelling di Yogyakarta, Solo, dan Semarang

Travel Update
Waisak 2024, Menparekraf Targetkan Gaet hingga 300.000 Wisatawan

Waisak 2024, Menparekraf Targetkan Gaet hingga 300.000 Wisatawan

Travel Update
3 Bulan Lagi, Penerbangan Langsung Thailand-Yogyakarta Akan Dibuka

3 Bulan Lagi, Penerbangan Langsung Thailand-Yogyakarta Akan Dibuka

Travel Update
Jelang Waisak 2024, Okupansi Hotel di Area Borobudur Terisi Penuh

Jelang Waisak 2024, Okupansi Hotel di Area Borobudur Terisi Penuh

Hotel Story
iMuseum IMERI FKUI Terima Kunjungan Individu dengan Pemandu

iMuseum IMERI FKUI Terima Kunjungan Individu dengan Pemandu

Travel Update
9 Wisata Malam di Jakarta, dari Taman hingga Aquarium

9 Wisata Malam di Jakarta, dari Taman hingga Aquarium

Jalan Jalan
Jangan Sembarangan Ambil Pasir di Pulau Sardinia, Ini Alasannya

Jangan Sembarangan Ambil Pasir di Pulau Sardinia, Ini Alasannya

Travel Update
6 Cara Cegah Kehilangan Koper di Bandara, Simak Sebelum Naik Pesawat

6 Cara Cegah Kehilangan Koper di Bandara, Simak Sebelum Naik Pesawat

Travel Tips
Maskapai Penerbangan di Australia Didenda Rp 1,1 Miliar karena Penerbangan Hantu

Maskapai Penerbangan di Australia Didenda Rp 1,1 Miliar karena Penerbangan Hantu

Travel Update
China Terapkan Bebas Visa untuk 11 Negara di Eropa dan Malaysia

China Terapkan Bebas Visa untuk 11 Negara di Eropa dan Malaysia

Travel Update
Pelepasan 40 Bhikku Thudong untuk Waisak 2024 Digelar di TMII

Pelepasan 40 Bhikku Thudong untuk Waisak 2024 Digelar di TMII

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com