Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Pengunjung TMII, Setia Tunggu Dancing Fountain Meski Hujan

Kompas.com - 25/12/2023, 21:01 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ada pemandangan menarik di tepi Danau Archipelago, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) jelang penampilan dancing fountain, Senin (25/12/2023) sekitar pukul 18.10 WIB.

Tampak tiga orang pengunjung TMII tetap duduk di tepi Danau Archipelago sembari memakai payung.

Padahal, saat itu pengunjung lainnya tengah berlarian meninggalkan area danau karena hujan turun.

Baca juga: Libur Nataru 2024, TMII Perluas Area Parkir

Pengunjung tersebut bernama Kristi, dan dua orang lainnya ialah suami dan anaknya. Kristi dan keluarga memang datang ke TMII bertujuan untuk melihat penampilan dancing fountain atau air mancur menari.

"Masih berharap tadi hujannya berhenti, tadi sempat tanya petugas, katanya (dancing fountain) masih dilaksanakan kalau memungkinkan, " kata Kristi saat ditemui Kompas.com di TMII, Senin (25/12/2023).

Baca juga: Jadwal Air Mancur Menari di TMII Ditambah Saat Nataru 2024, Jadi 5 Kali Sehari

Pengunjung asal Tangerang Selatan itu mengatakan sebelum datang ke TMII ia dan keluarga sudah memantau perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terlebih dahulu.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Hujan yang mulai turun di Jakarta

Berdasarkan info dari BMKG, lanjutnya, hari ini hujan akan turun sekitar pukul 14.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

"Karena ada dancing fountain, aku bilang sama anak dan suami, jadi kami sudah siap, masing-masing bawa payung," tuturnya.

Baca juga: TMII Tetap Buka Malam Tahun Baru 2024, Cek Jam Operasional dan Tiketnya

Ini adalah kali pertama Kristi dan keluarga akan melihat dancing fountain secara langsung di TMII.

Bahkan sebelum datang ke TMII, lanjutnya, ia dan keluarga melihat contoh penayangan penampilan dancing fountain di platform YouTube dahulu.

Dancing Fountain Show dengan dongeng pada water screen dan 300 drone yang ditampilkan pada peresmian wajah baru Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur, Jumat (1/9/2023).KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA Dancing Fountain Show dengan dongeng pada water screen dan 300 drone yang ditampilkan pada peresmian wajah baru Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur, Jumat (1/9/2023).

Saat hujan mulai turun sekitar 18.10 WIB, Kristi dan keluarga sudah siap sedia dengan payungnya.

Namun sekitar pukul 18.25 WIB mereka memutuskan untuk berteduh di anjungan karena hujan turun semakin lebat dan petugas mengarahkan pengunjung untuk berteduh.

Baca juga: 15.000 Orang Kunjungi TMII saat Libur Natal, Kereta Gantung Terfavorit

"Pulangnya nanti setelah lihat dancing fountain, karena jadi tujuan terakhir juga. Semoga masih bisa melihat (dancing fountain), ya, " pungkasnya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Travel Update
Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Jalan Jalan
10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

Jalan Jalan
Tanggapi Larangan 'Study Tour', Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan "Study Tour", Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com