Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

10 Tempat Wisata Menarik di Chiang Mai, Ada Museum dan Cagar Alam

KOMPAS.com - Chiang Mai merupakan salah satu daerah tujuan wisata populer di Thailand. Provinsi ini memiliki beragam atraksi mulai dari wisata alam, wisata kuliner hingga wisata budaya.

Dilansir dari chiangmai.bangkok.com, Berikut ini adalah 10 obyek wisata menarik yang sayang untuk dilewatkan saat mengunjungi Chiang Mai, Thailand.

Harap diperhatikan bahwa jam operasional tempat wisata dapat berubah sewaktu-waktu. 

Tempat pertama yang wajib dikunjungi oleh wisatawan saat berlibur di Chiang Mai adalah Gunung Doi Suthep. Gunung yang terletak di bagian utara Provinsi Chiang Mai ini menjadi lokasi berdirinya Wat Phra That Doi Sutep.

Kuil tersebut merupakan salah satu tempat paling bersejarah di Thailand. Wat Phra That Doi Suthep menjadi representasi budaya Lanna, kerajaan yang dulu berdiri di Chiang Mai sejak ratuasan tahun lalu.

Wat Phra That doi Suthep didirikan sekitar 700 tahun lalu. Nilai sejarah dan religi di tempat ini membuat banyak wisatawan dari berbagai daerah mendatangi kuil ini setiap tahunnya.

Wisatawan dapat berkunjung mulai pukul 06.00 sampai 18.00 waktu setempat. Dari tempat ini, mereka juga bisa menyaksikan pemandangan Gunung Doi Suthep dan Provinsi Chiang Mai.

Chiang Mai Old City merupakan sebuah museum hidup yang bisa disaksikan hingga saat ini. Wisatawan dapat menemukan kuil, pertokoan tua, dan gedung bersejarah sepanjang jalanan sempit di kota ini.

Bangunan-bangunan tersebut berjajar dikelilingi reruntuhan tembok kuno dan parit yang menjadi nilai sejarah untuk kawasan tersebut.

Kota tua tersebut tak begitu luas, sehingga wisatawan cukup berjalan kaki untuk mengelilingi kawasan itu. Mereka juga dapat mencoba beragam kuliner dan membeli bermacam-macam barang di tempat ini.

Wat Chedi Luang, Wah Phra Singh, dan Wat Phan Tao merupakan beberapa kuil yang harus dikunjungi saat berlibur ke kawasan tersebut.

Chiang Mai Night Safari merupakan daerah tujuan wisata yang terletak di bagian barat daya Bandara Internasional Chiang Mai, tepatnya di Nong Kwai, Distrik Hangdong, Chiang Mai.

Kebun binatang ini terbagi dalam tiga zona, yaitu Savanna Safari, Predator Prowl, dan Jaguar Tail. Wisatawan dapat memilih untuk berkeliling dengan berjalan kaki atau menggunakan kendaraan bak terbuka.

Pengunjung dapat menikmati beragam aktivitas, di antaranya memberi makan hewan, berinteraksi langsung dengan harimau, dan menyaksikan pertunjukan air mancur.

Chiang Mai Night Safari buka dari uul 11.00 sampai 23.00 waktu setempat.

Wiang Kum Kam merupakan sebuah kota tua yang terletak di bagian selatan Provinsi Chiang Mai. Kota ini berjarak sekitar 5 kilometer (km) dari pusat Provinsi Chiang Mai.

Wisatawan dapat menjumpai beragam bangunan menarik di kota ini. Salah satunya adalah prasasti batu Mon.

Kota ini diperkirakan terlah berdiri sejak abad ke-8 pada masa Kerajaan Hariphunchai. Wisatawan bisa melihat patung, bangunan, tembikar, dan gerabah bercorak Buddha di kawasan tersebut.

Wisatawan dapat berkunjung dari pukul 08.00 sampai 17.00 waktu setempat.

Elephant Jungle Sanctuary Chiang Mai adalah salah satu cagar alam gajah pertama di Thailand. 

Tempat tersebut sering digunakan sebagai tempat perawatan hewan. Namun, kini tempat tersebut mulai menerima pengunjung sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Chiang mai.

Pihak pengelola menawarkan lingkungan sealami mungkin. Namun wisatawan tetap bisa berinteraksi langsung dengan gajah yang ada di tempat tersebut. 

Taman Nasional Doi Inthanon atau Doi Inthanon National Park melingkupi sejumlah wilayah, termasuk Gunung Doi Inthanon. Gunung terebut merupakan gunung tertinggi di Thailand.

Gunung Doi Inthanon memiliki ketinggian sekitar 2.565 meter di atas permukaan laut (mdpl). Udara di puncak gunung ini terkenal dingin sepanjang tahun.

Meski begitu, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan alam di sekitarnya. Mereka juga bisa mengamati beragam spesies burung yang ada di taman nasional ini.

Diperkirakan ada sekitar 362 spesies burung di taman nasional tersebut. Beberapa di antaranya merupakan spesies endemik yang tak bisa ditemukan di wilayah lain.

Tak hanya menikmati keindahan alam, wisatawan juga bisa menyaksikan jejak sejarah di kawasan tersebut.

Gua Chiang Dao merupakan kompleks gua yang panjangnya hingga beberapa kilometer. Sayangnya, dari sekian banyak gua yang tersebar, hanya sebagian kecil yang bisa dijelajahi oleh wisatwan.

Ada dua gua yang cukup populer di kawasan tersebut, yaitu Tham Phra Nawn dan Tham Seua Dao. Kedua gua tersebut telah diterangi lampu listrik namun bagian atasnya masih gelap.

Untuk menjelajahi gua-gua tersebut, wisatawan memerlukan pemandu sekaligus pembawa obor agar tidak tersesat.

Gunung Doi Pui memiliki tinggi 1.685 mdpl dan merupakan puncak tertinggi di Taman Nasional Doi Suthep-pui. Gunung ini terkenal akan air terjun yang dapat dicapai dari jalan utama.

Atraksi menarik lainnya yang bisa dijumpai wisatawan adalah Hmong Tribal Village. Desa ini terletak kurang dari 5 km dari Wat Phra That Doi Suthep.

Wisatawan dapat menyaksikan secara langsung kehidupan penduduk desa yang ada di kawasan tersebut.

Bong Sang Handicraft Village merupakan pusat kerajinan payung. Kerajinan yang dihasilkan dari desa ini kabarnya terkenal hingga ke seluruh penjuru Thailand.

Wisatawan dapat dengan mudah menjumpai payung dengan lukisan tangan sebagai hiasannya. Jenis dan ukuran yang disediakan pun cukup beragam.

Semua produk yang dihasilkan oleh penduduk desa ini merupakan hasil kerajinan yang dibuat secara manual.

Desa Bong Sang terletak di Chiang Mai-san Kampaeng Highway Rute 1006, atau sekitar 9 km dari Chiang Mai Old City.

Lanna Folklife Museum merupakan museum yang menampilkan koleksi tentang kehidupan, sejarah, dan budaya bangsa Lanna. Oleh sebab itu, museum ini juga dijuluki sebagai Lanna Heritage Center atau pusat warisan Lanna.

Museum ini terletak berseberangan dengan tiga Monumen Raja yang ada di tengah kota lama, atau tepatnya berada di Jalan Prapokklao, Chiang Mai Old City.

Museum ini telah mengalami beberapa kali renovasi. Kini, bangunan tersebut bergaya kolonial dengan dominasi warna putih.

Pada bagian luar museum, wisatawan dapat memperoleh informasi mengenai sejarah kota tersebut dalam bahasa Inggris, China, dan Thailand.

https://travel.kompas.com/read/2021/09/25/201700527/10-tempat-wisata-menarik-di-chiang-mai-ada-museum-dan-cagar-alam

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+