Yuk Belanja di Lawang Sewu...

Kompas.com - 01/07/2011, 02:46 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Gedung Lawang Sewu, Semarang akan dimeriahkan dengan Pameran Kriya Unggulan Nusantara pada 5-10 Juli 2011. Acara yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) bekerja sama dengan Pemda Provinsi Jawa Tengah dan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

Pameran tersebut bertujuan untuk memperkenalkan berbagai potensi kerajinan dari setiap daerah di tanah air. "Akan ada ruangan untuk kerajinan dari 33 provinsi. Juga ruangan khusus untuk Kabupaten Semarang. Pameran berlangsung mulai dari peresmian sampai selanjutnya jadi pameran permanen. Kami harapkan bisa dikelola masing-masing provinsi," kata Ketua Panitia Penyelenggara Pameran Kriya Unggulan Nusantara 2011, Okke Hatta Rajasa pada jumpa pers mengenai pameran tersebut di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (30/6/2011).

Pihaknya berharap dapat bersinergi dengan produk-produk pilihan dari berbagai daerah untuk bisa dibeli oleh wisatawan yang mampir ke Semarang. "Jadi Lawang Sewu dikenal sebagai pusat kriya, tidak hanya dikenal sebagai produk horor," katanya.

Memang, Lawang Sewu selama ini dikenal dengan keangkeran bangunan tersebut. Karena itu, pihak penyelenggara berharap dengan diadakan pameran kriya dapat menghidupkan Lawang Sewu. Serta meningkatkan citra Lawang Sewu khususnya, juga pariwisata Jawa Tengah.

Pameran Kriya Unggulan Nusantara memamerkan produk kerajinan unggulan dari seluruh daerah di Indonesia. Selain itu, akan digelar demo kerajinan, penjualan langsung, kompetisi produk kerajinan, peragaan busana, dan pemberian penghargaan kreasi cipta karya.

"Kalau kita promosi kerajinan kita ke seluruh Indonesia dan semua orang Indonesia membeli produk kerajinan dalam negeri, saya kira perajin kita akan kelabakan juga. Untuk tahap sekarang, kita fokus ke domestik. Tapi tidak tertutup ke luar juga untuk produk-produk unggulan yang berkualitas dan desainnya diterima secara internasional," ungkap Trisna Wacik selaku Ketua Bidang Promosi dan Pariwisata untuk penyelenggaraan Pameran Kriya Unggulan Nusantara 2011.

Pameran didukung enam kementerian yaitu Kemendagri, Kemendustrian, Kemendag, Kemenbudpar, Kemenkop dan UKM, dan Kementerian BUMN. Juga didukung Dekranas Pusat dan Daerah, serta instansi lainnya.

Pelaksanaan pameran akan didahului dengan peresmian Purna Pugar Cagar Budaya Gedung A Lawang Sewu oleh Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono selaku Pembina Dekranas, didampingi Herawati Boediono sebagai Ketua Umum pada Selasa (5/7/2011). Acara peresmian juga akan dimeriahkan oleh tari tradisional anak dari Kabupaten Wonogiri yang pernah memenangkan Festival Seni Tari Tingkat Nasional tahun 2009.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.