Kompas.com - 21/06/2013, 14:45 WIB
Petugas bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru berpatroli saat aktifitas bandara lumpuh selama tiga jam akibat pekatnya kabut asap, Kamis (20/6/2013). Kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan yang melanda wilayah Riau menyebabkan jarak pandang hanya mencapai 750 meter sehingga sejumlah penerbangan terpaksa ditunda dan dialihkan. TRIBUN PEKANBARU/MELVINAS PRIANANDAPetugas bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru berpatroli saat aktifitas bandara lumpuh selama tiga jam akibat pekatnya kabut asap, Kamis (20/6/2013). Kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan yang melanda wilayah Riau menyebabkan jarak pandang hanya mencapai 750 meter sehingga sejumlah penerbangan terpaksa ditunda dan dialihkan.
EditorI Made Asdhiana
BATAM, KOMPAS.com - Wisatawan mancanegara yang semula telah berencana melakukan kunjungan ke Batam, terpaksa menunda kedatangan mereka karena tebalnya kabut asap yang menutupi wilayah Batam dan Singapura.

Kepala Dinas Pariwisata Batam, Yusfa Hendri di Batam, Jumat (21/6/2013) mengatakan, pembatalan kunjungan para turis tersebut disampaikan agen-agen perjalanan.

"Para turis tersebut datang ke Batam melalui Singapura. Karena di Singapura saat ini tertutup kabut asap begitu juga Batam, maka mereka banyak yang menunda kunjungan ke Batam menunggu cuaca bagus," ujarnya.

Menurut Yusfa, arus kunjungan wisatawan ke Batam sangat tergantung dari Malaysia dan Singapura karena turis yang datang umumnya masuk melalui dua negara tersebut.

Akibat kabut asap yang terjadi saat ini memberi pengaruh terhadap pariwisata Batam karena banyak yang menunda kunjungan dari waktu yang telah direncanakan, bahkan ada yang membatalkan perjalanan.

Ia menjelaskan, penundaan yang dilakukan wisatawan melalui agen perjalanan terjadi karena karena kondisi bencana kabut asap dan bukannya karena ada masalah lain dan para wisatawa tersebut dipastikan melakukan kunjungan sesuai kontrak mereka dengan agen perjalanan.

"Tetapi walau kunjungan dari luar banyak yang tertunda namun pesanan kamar hotel di Batam dalam akhir pekan ini penuh," kata Yusfa.

Ia berharap kabut asap yang saat ini mendera wilayah Batam, Singapura dan Malaysia tidak berlangsung lama.

Sementara itu pimpinan salah satu agen perjalanan di Batam, Cavin, mengakui wisatawan yang telah menjalin kerja sama dengan pihaknya terpaksa menunda kedatangan ke Batam karena faktor cuaca.

"Wisatawan mancanegara yang telah menjalin kerja sama dengan kami terpaksa menunda kedatangan karena kabut asap. Mereka menunggu cuaca bagus," katanya.

Sementara itu, pelabuhan internasional tujuan Singapura dan Malaysia di Batam terlihat sepi. Bahkan, penumpang kapal pun sepi dan laju kapal sangat terbatas hanya 26 knot per jam karena tebalnya kabut asap di laut. Menurut BMKG jarak pandang di Batam hingga Jumat siang di bawah 1 kilometer.

Baca tentang


    Sumber Antara
    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Lomba untuk Desa Wisata, Total Hadiah Rp 150 Juta

    Lomba untuk Desa Wisata, Total Hadiah Rp 150 Juta

    Travel Update
    Pemerintah Spanyol Ubah Aturan Berjemur di Pantai Wajib Bermasker

    Pemerintah Spanyol Ubah Aturan Berjemur di Pantai Wajib Bermasker

    Travel Update
    Festival Songkran di Chiang Mai Thailand Batal

    Festival Songkran di Chiang Mai Thailand Batal

    Travel Update
     5 Hotel Instagramable di Jakarta, Asyik buat Staycation

    5 Hotel Instagramable di Jakarta, Asyik buat Staycation

    Jalan Jalan
    Kabar Gembira, Disney World Izinkan Turis Lepas Masker Saat Berfoto di Area Tertentu

    Kabar Gembira, Disney World Izinkan Turis Lepas Masker Saat Berfoto di Area Tertentu

    Jalan Jalan
    Fans Marvel! Avengers Campus di Disneyland akan Dibuka 4 Juni 2021

    Fans Marvel! Avengers Campus di Disneyland akan Dibuka 4 Juni 2021

    Travel Update
    Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

    Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

    Jalan Jalan
    Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

    Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

    Jalan Jalan
    Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

    Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

    Travel Update
    Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

    Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

    Travel Update
    5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

    5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

    Jalan Jalan
    Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

    Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

    Travel Update
    Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

    Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

    Travel Update
    Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

    Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

    Travel Update
    Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

    Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

    Travel Promo
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X