Kompas.com - 16/09/2013, 13:39 WIB
Wisatawan asing melewati Jalan Rotowijayan saat menikmati pemandangan Kota Yogyakarta dari atas becak, Rabu (1/8/2012).   KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOWisatawan asing melewati Jalan Rotowijayan saat menikmati pemandangan Kota Yogyakarta dari atas becak, Rabu (1/8/2012).
EditorI Made Asdhiana
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Wisata MICE (meeting, incentive, conference dan exhibition) saat ini masih merupakan pasar potensial pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Apalagi, saat ini makin banyak kegiatan wisata MICE yang digelar di Yogyakarta, sehingga diharapkan di masa mendatang daerah ini menjadi tujuan  wisata MICE," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DIY Tazbir Abdullah di Yogyakarta, Senin (16/9/2013.

Tazbir memaparkan, wisata MICE di Yogyakarta didukung dengan fasilitas yang memadai berstandar nasional dan internasional, sehingga  tidak perlu  ragu untuk menyelenggarakan kegiatan MICE di daerah ini.

"Jumlah hotel berstandar nasional dan internasionl cukup banyak, bahkan sampai saat ini sejumlah hotel kelas bintang dan non bintang sedang dibangun di Yogyakarta," kata Tazbir.

Dengan bertambahnya jumlah hotel baik kelas bintang maupun nonbintang di daerah ini, bagi  pengelola  MICE dapat  memperoleh banyak pilihan untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Selain itu, lanjut Tazbir, tempat untuk mengadakan pameran juga tersedia banyak tidak hanya hotel kelas bintang tetapi juga  tempat pertemuan lain misalnya, Jogja Ekspo Center (JEC) yang dinilai sangat layak untuk mengadakan sebuah pameran, baik berskala nasional maupun internasional.

"Dengan demikian, ada sinergi yang kuat antara perdagangan, investasi maupun  pariwisata dalam penyelenggaraan MICE di Yogyakarta, sehingga daerah ini selalu banyak diminati untuk tujuan wisata MICE," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keuntungan mengadakan MICE di Yogyakarta salah satunya adalah biaya produksi yang murah dibanding mengadakan acara serupa di beberapa kota di Indonesia.

"Bagi penyelenggara dari luar kota mengadakan pameran di Yogyakarta juga memiliki banyak pilihan karena akomodasi, transportasi serta wisata pendukung seperti pusat belanja, kuliner juga tersedia," katanya.

Menurut Tazbir, DIY sampai kini masih menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara. Hal ini terlihat dari tren peningkatan kunjungan wisatawan selama 2012 dibandingkan selama 2011.

Total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) selama 2012 mencapai 197.751 orang dan selama 2011 wisman berjumlah 169.565 orang. Sementara jumlah wisatawan nusantara mencapai 2.360.173 orang, sedangkan 2011 berjumlah 1.607.694 orang.

"Kondisi sosial DIY yang relatif aman, nyaman dan dukungan  transportasi serta akomodasi yang memadai menjadikan DIY masih menjadi destinasi menarik bagi para wisatawan. Kami mengharapkan jumlah wisatawan pada 2013 akan meningkat," tambah Tazbir.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.