Yogyakarta Tuan Rumah Konferensi PATA

Kompas.com - 27/09/2013, 15:49 WIB
Pekerja membersihkan lumut pada pot bunga saat rombongan wisatawan asing asal Belgia berkunjung ke obyek wisata Istana Air Taman Sari, Yogyakarta, Selasa (2/4/2013). Bekas tempat pemandian Raja Keraton Yogyakarta yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I tersebut merupakan salah satu aset utama industri pariwisata Yogyakarta. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPekerja membersihkan lumut pada pot bunga saat rombongan wisatawan asing asal Belgia berkunjung ke obyek wisata Istana Air Taman Sari, Yogyakarta, Selasa (2/4/2013). Bekas tempat pemandian Raja Keraton Yogyakarta yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I tersebut merupakan salah satu aset utama industri pariwisata Yogyakarta.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Kota Yogyakarta terpilih menjadi tuan rumah acara The Pacific Asia Travel Association (PATA) International Conference sebuah forum untuk menjalin kerja sama antara para pelaku pariwisata sedunia pada 10-12 Oktober 2013.

"PATA International Conference pertama kali akan diadakan di Ambarrukmo Hotel di Yogyakarta pada 10-12 Oktober 2013 dalam bahasa Indonesia," kata Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf) Firmansyah Rahim di Jakarta, Jumat (27/9/2013).

Firmansyah menjelaskan, pertemuan itu mengambil topik Hub City Forum dan akan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu.

PATA merupakan asosiasi internasional yang didirikan sejak 1951 di Amerika Serikat yang menyatukan semua pelaku pariwisata, baik biro pariwisata, operator hotel, pengelola obyek pariwisata (destinasi), pemandu, pendidik, pengelola transportasi, event organizer, penyelenggara MICE, dan pejabat pemerintah di bidang pariwisata.

"Puluhan delegasi dari mancanegara akan hadir dan kami harapkan kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku bisnis pariwisata kita," katanya.

Pada kesempatan yang sama PATA Indonesia Chapter Chairman Setyono Djuandi Darmono mengatakan terpilihnya Yogyakarta menjadi tuan rumah forum itu menjadi bukti Indonesia semakin dipercaya dalam forum pariwisata di kawasan Asia Pasifik bahkan dunia.

"Kesempatan ini selayaknya dimanfaatkan oleh para pelaku pariwisata Indonesia dan pebisnis yang berminat masuk ke bidang usaha pariwisata," katanya.

Darmono yang juga Presiden Direktur PT Jababeka itu juga mengharapkan acara bisa menjadi ajang pembelajaran bagi pelaku bisnis pariwisata di Indonesia.

Sebab dalam acara itu akan hadir pembicara-pembicara yang siap memberikan masukan kepada industri pariwisata di antaranya Menparekraf Mari Elka Pangestu, tokoh pariwisata I Gede Ardika serta sejumlah pelaku industri terkait pariwisata BUMN maupun swasta di antaranya Dirut PT AP I Tommy Soetomo, Dirut PT KAI Ignatius Johan, Dirut PT Jamsostek Elvyn Masassya, dan guru besar bidang pariwisata I Gde Pitana.

"Forum ini memberikan kesempatan untuk memperluas jejaring, investasi, sekaligus menjalin kerja sama usaha yang dikemas dengan konsep hiburan seni tradisional," kata Firmansyah.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Pengunjung menikmati senja di pelataran Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Selasa (24/5/2011). Candi Prambanan telah menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia dan kemegahannya terus menghadirkan daya tarik bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia.
Sementara itu, Presdir PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Purnomo Siswoprasetjo mengatakan sebagai salah satu anggota PATA pihaknya siap mendukung pelaksanaan forum tersebut.

"Kami mendukung pelaksanaan acara ini melalui berbagai pertunjukan seni di antaranya Ramayana Ballet Dance serta excursion tour dan golf di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko," katanya.

Purnomo berharap forum tersebut sekaligus bisa mempromosikan Yogyakarta sebagai destinasi wisata yang menarik.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Travel Update
Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Travel Update
Ketep Pass Buka Lagi,  5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Ketep Pass Buka Lagi, 5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Travel Update
PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Travel Update
Disparbud Garut: Cuti Bersama 2021 Dipangkas Pengaruhi Pendapatan Warga

Disparbud Garut: Cuti Bersama 2021 Dipangkas Pengaruhi Pendapatan Warga

Travel Update
Warga Desa di Garut Mulai Sadar Wisata, Banyak Desa Wisata Bermunculan

Warga Desa di Garut Mulai Sadar Wisata, Banyak Desa Wisata Bermunculan

Travel Update
Longsor di Cilawu Garut, Desa Wisata Dayeuhmanggung Tidak Terdampak

Longsor di Cilawu Garut, Desa Wisata Dayeuhmanggung Tidak Terdampak

Travel Update
Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Travel Update
7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X