Kompas.com - 24/10/2013, 13:16 WIB
Kota Timika di Papua. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOKota Timika di Papua.
EditorI Made Asdhiana

Manajer Pengelolaan Fasilitas PT Freeport Indonesia, Petrus Agustinus Pita mengatakan, manajemen pengelola kota juga memiliki program remediasi. ”Kami menanam pohon yang ada di sini, seperti matoa dan kayu besi,” kata Petrus. Sampah kota pun dikelola dengan cara khusus sehingga tidak mencemari lingkungan. Lalu lintas tertata dengan aturan sangat ketat.

Warga asli

Namun, di tengah perkembangan Timika dan Kuala Kencana tersebut, warga asli Mimika, yaitu suku Kamoro, justru mulai meninggalkan Timika, apalagi sejak kota itu dipadati pendatang. Dengan basis budaya sungai, warga Kamoro merasa tidak lagi dapat mengais hidup di wilayah itu.

Mereka lebih memilih tinggal di kampung-kampung di pinggiran kota Timika, bahkan hingga jauh ke wilayah pesisir. Salah satu yang memengaruhi keputusan itu adalah sikap orang Kamoro yang enggan berselisih dan lebih mengutamakan keharmonisan.

Dalam catatan Julianus Coenen OFM di bukunya yang berjudul Kamoro Aspek-aspek Kebudayaan Asli, masyarakat Kamoro adalah komunitas masyarakat yang meletakkan keseimbangan sebagai prinsip moral mereka. Bagi mereka, keseimbangan penting dalam hidup bersama agar tidak terjadi bencana.

Paham itu antara lain dibangun melalui relasi intim mereka dengan alam. Dalam bukunya itu, Coenen menjelaskan dua terminologi kunci orang Kamoro, yaitu jiwa dan Otepe yang berarti ujung atau pohon. Selain manusia, entitas alam yang lain dipahami juga berjiwa.

Sayang, cara pandang dan filosofi tersebut, sebagaimana ditulis Uskup Timika John Philip Saklil dalam sambutannya di buku karangan Coenen tersebut, kurang dipahami dan dihargai berbagai instansi ketika membangun Timika. Dampaknya, proses kelumpuhan dan hilangnya jati diri masyarakat Kamoro kian cepat seiring derasnya laju arus industrialisasi dan bertambahnya populasi penduduk dari luar Timika. (Josie Susilo Hardianto/Cyprianus Anto Saptowalyono) Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Travel Tips
Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.