Musi Akan Dijadikan Pusat Olahraga dan Wisata

Kompas.com - 17/11/2013, 10:08 WIB
Jembatan Ampera berdiri megah di atas Sungai Musi di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (18/4/2013). Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang, sungai dengan panjang 750 km ini terkenal sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat sekitar. KOMPAS/AGUS SUSANTOJembatan Ampera berdiri megah di atas Sungai Musi di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (18/4/2013). Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang, sungai dengan panjang 750 km ini terkenal sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat sekitar.
EditorI Made Asdhiana
SEKAYU, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar di Sekayu, Sumsel, Sabtu (16/11/2013) mengatakan bahwa Musi sebagai sungai terpanjang di Sumatera akan dijadikan sebagai pusat kegiatan olahraga dan wisata sungai di Tanah Air.

"Secara perlahan, saya berharap masyarakat nantinya menjadikan singai sebagai halaman depan, bukan justru membelakangi sungai," kata Sapta saat membuka secara resmi Musi Triboatton 2013.

Musi Triboatton adalah lomba yang memadukan jenis rafting, kayak dan perahu tradisional menyusuri Musi sepanjang 500 km.

"Kalau untuk olahraga lain ada triatlon, maka kami juga menciptakan jenis lomba khas Sungai Musi, yaitu triboatton," kata Sapta yang didampingi Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki dan Bupati Musi Banyuasin Pahri Azhari.

Sebagai acara yang masih baru karena baru digelar dua kali, Sapta berharap Musi Triboatton 2013 semakin dikenal dan digemari sehingga bisa dicontoh oleh daerah lain.

Lomba yang menyediakan total hadiah Rp 350 juta itu diikuti sembilan peserta dari dalam negeri yakni Sumsel 1, Sumsel 2, Jawa Barat, Jambi, Riau, Sumatera Barat, Bangka Belitung dan Sumatera Utara serta empat peserta dari luar negeri, Singapura, Malaysia, Inggris, dan Irlandia.

Menurut Wagub Ishak Mekki, sasaran utama Musi Triboatton adalah meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumsel melalui kegiatan olahraga. Setiap wilayah yang dilalui peserta Triboatton 2013 akan menampilkan atraksi budaya masing-masing, termasuk wisata kuliner.

"Sekarang sudah banyak kunjungan wisatawan ke Sumsel dan itu bisa dilihat dengan semakin banyaknya penerbangan internasional dan domestik. Hotel-hotel juga sudah mulai banyak dibangun," katanya.

Sementara itu Bupati Musi Banyuasin (Muba) Pahri Azhari menegaskan, sebagai salah satu tuan rumah, Muba telah menyiapkan berbagai atraksi budaya dan berharap para peserta dari luar negeri bisa menyampaikan informasi tentang potensi wisata Muba dan Sumsel pada umumnya saat mereka kembali ke negara masing-masing.

Lomba akan dimulai dari Kabupaten Empat Lawang dan berakhir di pelataran Benteng Kuto Besak, Palembang.

KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Peserta mengikuti lomba perahu naga Musi Triboatton di Palembang, Sumatra Selatan, Senin (3/12/2012). Musi Triboatton adalah lomba tiga jenis perahu (kano, naga, karet) dengan mengarungi Sungai Musi sejauh 500 kilometer yang melewati Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang.
Tim yang masing-masing terdiri atas 15 peserta akan menjelajahi Sungai Musi dan melewati Kota Palembang, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Banyuasin, dan Kabupaten Banyuasin.

Perlombaan dibagi menjadi lima etape, yaitu Etape I: Tanjung Raya-Tebing Tinggi (40 km), etape II: Tebing Tinggi-Muara Kelingi (60 km), etape III: Muara Kelingi-Sekayu (90 km), etape IV: Sekayu-Pengumbuh (90 km), dan etape V: Pengumbuh-Palembang (90 km).

Baca tentang


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

Travel Tips
Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Travel Update
Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Travel Update
PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Travel Update
Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Travel Update
Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Travel Update
Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Travel Update
Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Travel Update
Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Travel Update
Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Jalan Jalan
Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X