Kompas.com - 26/12/2013, 10:21 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan promosi pariwisata nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) salah satunya menyasar negara Jerman. Bersama beberapa negara lain, Jerman termasuk dalam prioritas promosi ke negara pasar pariwisata. "Kebijakan pengembangan pariwisata 2014. Promosi segi pasar RRT mencakup China, Taiwan, Hongkong, lalu Jepang, Korea Selatan dan Jerman," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu dalam jumpa pers akhir tahun 2013 di Gedung Sapta Pesona, Selasa (24/12/2013).

Mari menilai, dengan dibukanya kembali penerbangan langsung dari Jakarta ke Frankfurt oleh Lufthansa pada 2014 mendatang, menjadi salah satu nilai tambah sendiri medatangkan wisatawan manancanegara (wisman) dari Jerman maupun dari Eropa. "Pada tahun depan, Lufthansa membuka kembali penerbangan ke Jakarta," ucapnya.

Sedangkan di Asia, promosi pariwisata difokuskan pada Republik Rakyat Tiongkok (RRT). "RRT kita harus capai 2 juta kunjungan dua arah paling lambat 2015," kata Mari.

Untuk memperkuat promosi wisata ke RRT, Mari menjelaskan, dibuat informasi pariwisata Indonesia dalam bentuk situs berbahasa Mandarin, juga iklan wisata berbasis internet. Seperti dipaparkan dalam jumpa pers, kunjungan wisman ke Indonesia, turut menyumbang devisa negara. Pada tahun 2013, tercatat total penerimaan devisa dari wisman sebesar 9,87 miliar dollar AS atau tumbuh 8,17 persen dari tahun 2012 sebesar 9,12 miliar dollar AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.