Kompas.com - 16/08/2014, 11:51 WIB
Rumah asli adat Tongkonan dari Suku Toraja menjadi pemandangan baru saat menginjakkan kaki di Festival Kuliner Serpong 2014 KOMPAS.com/SRI NOVIYANTIRumah asli adat Tongkonan dari Suku Toraja menjadi pemandangan baru saat menginjakkan kaki di Festival Kuliner Serpong 2014
|
EditorI Made Asdhiana

GADING SERPONG, KOMPAS.com – Kapal Pinisi, Rumah Toraja dengan corak etnik ukiran khas Sulawesi lainnya menjadi pemandangan baru saat Anda datang ke pelataran parkir Summarecon Mall Serpong 2. Di sana tertata rapi deretan penjaja kuliner, pasalnya Festival Kuliner Serpong (FKS) kembali diadakan mulai dari 15 Agustus hingga 7 September 2014.

“Tahun ini kami mengundang Anda khususnya warga Serpong untuk berwisata kuliner kembali. Festival Kuliner Serpong yang kali ini kembali kami rangkum dalam suasana yang nyaman dan makanan-makanan yang menggoda,” ungkap Direktur PT Sumarecon Agung Tbk Soegianto Nagaria saat pembukaan FKS 2014, Jumat (15/8/2014).

Dalam penyelenggaraannya, festival ini adalah kegiatan rutin keempat setelah pertama kali digelar pada 2011 lalu. Tentu saja, tiap tahunnya akan diangkat tema yang berbeda, seperti “Beauty of Bali” (2011), “Minang nan Rancak” (2012), “Jawa Sing Ngangeni” (2013), dan kali ini “Sulawesi Nyamanna’…Pe Sadap”.

“Tiap tahunnya pasti ada peningkatan, tahun ini lebih meriah karena diikuti oleh 67 stan makanan dan 27 gerobak. Dari keseluruhan, 16 di antaranya khas Sulawesi. Ada beberapa stan, yang penjualnya kita boyong langsung dari Sulawesi. Sambutan pengunjung hari ini luar biasa, sudah ramai walaupun baru saja pembukaan,” tambah Soegianto.

Dari 16 makanan khas Sulawesi yang dapat dinikmati pengunjung, di antaranya Mie Cakalang, Sop Konro, Coto Makassar, Lumpia Sulawesi, Ikan Tude Bakar Rica, Bakso Nyuknyang hingga camilan khasnya, Otak-otak.

KOMPAS.com/SRI NOVIYANTI Alat transaksi Festival Kuliner Serpong 2014 berbentuk kartu

Perbedaan lainnya di tahun ini ialah alat transaksi yang digunakan. Kalau sebelumnya, uang-uangan bermotif dan menampilkan ciri khas bangunan dari setiap tema yang diangkat menjadi alat transaksi, kali ini digantikan dengan kartu. “Akan lebih memudahkan pengunjung, karena kita sudah menggunakan kartu yang dapat diisi nominal saldo. Jadi kalau mau mencicip makanan tinggal gesek,” tambah Soegianto.

Dengan adanya festival kuliner yang diselenggarakan rutin ini, pihak penyelenggara mengharapkan bahwa ke depan Summarecon Mall Serpong dapat menjadi salah satu icon makanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Desa Wisata Carangsari Bali, Desa dengan 14 Daya Tarik Wisata

Desa Wisata Carangsari Bali, Desa dengan 14 Daya Tarik Wisata

Jalan Jalan
Menparekraf Sandiaga Tanggapi PHRI yang Menolak Sertifikasi CHSE

Menparekraf Sandiaga Tanggapi PHRI yang Menolak Sertifikasi CHSE

Travel Update
Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Travel Update
Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Travel Update
Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Travel Update
Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Travel Update
Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Travel Update
Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Jalan Jalan
Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Jalan Jalan
4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

Jalan Jalan
Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Jalan Jalan
3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

Jalan Jalan
Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

BrandzView
Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.