Kompas.com - 29/10/2014, 16:01 WIB
Wisatawan mancanegara memotret wisatawan lokal yang sedang mengendarai sepeda sewaan di lapangan Taman Fatahillah di kawasan Kota Tua Jakarta Barat, Rabu (30/7/2014). Dua hari setelah lebaran, kawasan Kota Tua dipenuhi warga yang mengisi masa liburan bersama keluarga. TRIBUNNEWS / HERUDINWisatawan mancanegara memotret wisatawan lokal yang sedang mengendarai sepeda sewaan di lapangan Taman Fatahillah di kawasan Kota Tua Jakarta Barat, Rabu (30/7/2014). Dua hari setelah lebaran, kawasan Kota Tua dipenuhi warga yang mengisi masa liburan bersama keluarga.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com- Fasilitas internet dipandang mampu menarik kedatangan pengunjung dan membuat pengunjung betah berlama-lama di suatu tempat. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya saat kunjungan pertamanya ke Kota Tua Jakarta, Rabu (29/10/2014).

"Penyelenggaraan acara di Kota Tua Jakarta bisa jadi menjadi solusi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, tapi saya kira ada satu yang tak boleh luput yaitu fasilitas internet," ungkapnya.

Arief mengatakan bahwa telepon genggam dan fasilitas internet sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian besar orang. "Coba lihat saja, saat ini tak ada orang yang sebentar saja bisa lepas perhatian dari telepon genggamnya," tukasnya.

Untuk itu, ia berencana untuk memberikan fasilitas WiFi gratis di beberapa titik pada kawasan Kota Tua Jakarta. "Ini cara ampuh untuk membuat banyak orang betah berlama-lama di sini. Pukul empat sore ini saya pastikan sudah terpasang WiFi di kawasan ini," ungkap mantan Direktur Utama PT. Telekomunikasi Indonesia ini memberi janji.

Kecenderungan anak muda menggunakan sosial media menginspirasi Arief untuk memberikan fasilitas ini sebagai cara yang tepat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Tua Jakarta. Ke depan, tambahnya, setiap obyek wisata akan lebih baik bila mampu berkoordinasi dengan suatu komunitas.

"Komunitas dapat ditemui di manapun. Koordinasi dengan mereka pasti menguntungkan. Mereka tidak disuruh saja pasti akan berbagi soal kesukaannya apalagi kalau kita ajak bersinergi kemudian difasilitasi," imbuhnya lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.