Kompas.com - 17/05/2015, 18:35 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

PADANG, KOMPAS.com – Beberapa kementerian langsung turun dalam pengembangan Kawasan Wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Salah satu kementerian yang mengambil peran adalah Kementerian Pariwisata. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memaparkan rencana pengembangan saat menghadiri acara pembukaan “Mandeh Joy Sailing II dan Festival Mandeh” di Puncak Bukit Mandeh, Sabtu (16/5/2015).

“Pembuatan jalan potong Padang-Mandeh sudah bagus. Nanti 42 kilometer bisa ditempuh 30 menit. Selain itu, nanti hotel, restoran, dan transportasi juga. Pengembangnya sudah ada yang mau yaitu Indonesia Tourism Development Corporation. Sedang survei dulu. Nanti kita batasi waktu konfirmasinya,” kata Arief Yahya kepada wartawan.

Ia menargetkan pembangunan jalan pintas Padang-Mandeh dapat selesai pada tahun 2017. Sementara pembangunan infrastruktur dasar akan ditindaklanjuti pada tahun 2016 dan diperkirakan dapat selesai dalam lima tahun. Menpar optimis dengan rencana pengembangan Kawasan Wisata Mandeh dapat berjalan lancar jika berkaca dengan pembangunan kawasan Mandalika dan Nusa Dua. “Setelah pembangunan jalan selesai, kita attract investor. Tiga bulan ini sudah ada MOU,” katanya.

Disinggung tentang konsep pariwisata, Arief mengatakan Mandeh mengambil konsep wisata campuran. Ia menjelaskan bahwa konsep wisata campuran adalah pariwisata berbasis masyarakat dengan kawasan penggerak pertumbuhannya. Sementara untuk konsep pemasaran wisata, Arief mengatakan Mandeh mengambil posisi sebagai wisata keluarga.

Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo Kendaraan para wisatawan memadati pelataran parkir yang tersedia di Kawasan Wisata Puncak Bukit Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (14/5/2015). Puncak Bukit Mandeh merupakan salah satu objek wisata yang dapat dikunjungi di Kawasan Wisata Mandeh.

“Kemenpar akan menyiapkan SDM (sumber daya manusia). Kita bantu 25 miliar tahun depan. Penyiapan pelaku wisata dan pelaku usaha akan kita dorong. Salah satu bentuknya pelatihan pemandu wisata. Saya kerja sama dengan lembaga sertifikasi terkait. Saya juga sudah sepakat dengan Bappenas,” katanya.

Dikutip dari siaran pers yang diterima KompasTravel, Menpar meminta agar pembangunan kepariwisataan di Kawasan Mandeh harus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dengan berlandaskan norma-norma agama, sosial dan budaya yang dianut masyarakat Minangkabau serta menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan sumber daya alam pendukungnya.

Mandeh merupakan kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 km dari Padang dengan luas kurang lebih 18.000 hektar. Obyek wisata yang ada di Kawasan Wisata Mandeh adalah Pulau Cubadak, Pulau Batu Kalang, Pulau Setan, Bukit Mandeh, Pulau Saronjong Gadang dan Ketek, Bukit Langkisau, Pulau Cingkuak, Pantai Carocok, dan Pulau Pagang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tempat Wisata di West Kowloon Hong Kong, Bisa Lihat 900 Artefak Kuno

3 Tempat Wisata di West Kowloon Hong Kong, Bisa Lihat 900 Artefak Kuno

Jalan Jalan
Gembox, Pasar Malam dan Tempat Nongkrong Baru di Malaysia

Gembox, Pasar Malam dan Tempat Nongkrong Baru di Malaysia

Jalan Jalan
Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2022 Versi World Airline Awards

Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2022 Versi World Airline Awards

Travel Update
Geopark Meratus Siapkan Geosite Menuju UNESCO Global Geopark

Geopark Meratus Siapkan Geosite Menuju UNESCO Global Geopark

Travel Update
Korea Selatan Longgarkan Aturan Masker di Luar Ruangan

Korea Selatan Longgarkan Aturan Masker di Luar Ruangan

Travel Update
Hong Kong Hapus Karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Hong Kong Hapus Karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Travel Update
Bandara Sam Ratulangi Siap Layani Rute Manado-Bali Per Oktober 2022

Bandara Sam Ratulangi Siap Layani Rute Manado-Bali Per Oktober 2022

Travel Update
Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Travel Update
Tiket Pesawat Mahal, Tren Tunjukkan Wisatawan Lebih Pilih Beli Paketan

Tiket Pesawat Mahal, Tren Tunjukkan Wisatawan Lebih Pilih Beli Paketan

Travel Update
Wisata Edukasi TPA Talangagung, Lihat Pengelohan Gas Metana Jadi Bahan Bakar Kompor

Wisata Edukasi TPA Talangagung, Lihat Pengelohan Gas Metana Jadi Bahan Bakar Kompor

Jalan Jalan
Aturan Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Pegang Biota Laut

Aturan Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Pegang Biota Laut

Travel Tips
Sport Tourism di Malang Raya Jadi Bidikan Gubernur Jatim Khofifah

Sport Tourism di Malang Raya Jadi Bidikan Gubernur Jatim Khofifah

Travel Update
Thailand Akhiri Darurat Covid-19 Per 30 September 2022, Ini Syarat Masuk ke Sana

Thailand Akhiri Darurat Covid-19 Per 30 September 2022, Ini Syarat Masuk ke Sana

Travel Update
Virtual Tourism Diperlukan untuk Gaet Pasar Wisata Halal di Indonesia

Virtual Tourism Diperlukan untuk Gaet Pasar Wisata Halal di Indonesia

Travel Update
Asyiknya Membaca di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta yang Baru Direvitalisasi

Asyiknya Membaca di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta yang Baru Direvitalisasi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.