Kompas.com - 28/05/2015, 11:23 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya melepas peserta Bintan Triathlon 2015 di kawasan Lagoi, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (23/5/2015). Bintan Triathlon 2015 diikuti 1.200 peserta dari 46 negara. INDONESIA.TRAVEL/HIMAWANMenteri Pariwisata Arief Yahya melepas peserta Bintan Triathlon 2015 di kawasan Lagoi, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (23/5/2015). Bintan Triathlon 2015 diikuti 1.200 peserta dari 46 negara.
EditorI Made Asdhiana
TANJUNG PINANG, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan penambahan pemberlakuan bebas visa untuk 30 negara baru dipastikan menguntungkan pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

"Wisatawan mancanegara (wisman) dari negara tetangga, Singapura dan Malaysia dipastikan lebih banyak lagi datang ke Kepri," katanya di Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Tanjung Pinang, Kabupaten Bintan, Kepri, Minggu (24/5/2015) lalu.

Menurut Menpar, di Singapura terdapat 16 juta wisman dan 1,6 juta ekspatriat. Di Malaysia 15 juta wisman. Dari sisi transportasi, 70-80 persen wisman dari Singapura dan Malaysia datang ke Kepri lewat laut.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Vihara Ksitigarbha Bodhisattva atau Vihara Patung Seribu Wajah di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
"Penting untuk membuka pelabuhan laut baru di Kepri untuk memudahkan wisatawan berkunjung. Saya sudah ke Tanjung Berakit dan saya berharap pelabuhan tersebut beroperasi tahun ini," katanya. Pelabuhan Tanjung Berakit di Bintan berdekatan dengan Malaysia, hanya berjarak tempuh sekitar 55 menit dari Johor.

Berdasarkan lokasi Kepri yang bertetangga dengan Singapura dan Malaysia, Menpar optimistis Kepri bisa meraih target 2,5 juta wisman tahun 2015.

Untuk itu, Menpar menyarankan Tanjung Pinang fokus ke wisata kuliner dan budaya. "Kalau wisatawan datang ke Bintan langsung terbayang kuliner di Tanjung Pinang. Saya bantu promosinya," kata Arief.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Mi Tarempa, kuliner khas Kepulauan Riau.
Untuk wisata budaya, sambung Menpar, Kota Tanjung Pinang sudah ditetapkan sebagai pusat budaya Melayu, tepatnya di Pulau Penyengat. "Namun saya ingin kebudayaan bisa memberikan kehidupan selain menyenangkan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mulai Juli, tambah Menpar, promosi melalui media global akan diluncurkan, di antaranya lewat Discovery, CNN, CCTV, Google, Youtube dan TripAdvisor.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.