Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/08/2015, 19:23 WIB
EditorI Made Asdhiana
SEMARAPURA, KOMPAS.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Nusa Penida, Klungkung, Bali, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tidak hanya berbicara di bidang kepariwisataan saja.

Beberapa infrastruktur sebagai penunjang pariwisata seperti jalan, air, listrik dan pelabuhan di Nusa Penida juga mendapat perhatiannya. “Diperlukan infrastruktur dasar. Kita akan usulkan ke masing-masing kementerian dan lembaga,” ujar Menpar di sela-sela kunjungannya ke Pulau Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Senin (3/8/2015).

Dalam kunjungan kerjanya ini, Menpar Arief Yahya melihat lebih dekat kondisi kepariwisataan di Pulau Nusa Lembongan.

Didampingi Bupati Klungkung Nyoman Suwirta dan pejabat terkait, Menpar diajak menyusuri hutan bakau, melihat potensi wisata di Dream Beach dan jembatan kuning yang menghubungkan pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.

Selain di Nusa Lembongan, Menpar bersama rombongan juga melihat lebih dekat peninggalan kerajaan Klungkung, obyek wisata Kertagosa.

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta seusai mendampingi Menpar Arief Yahya menyampaikan, terkait jalan lingkar sebagai akses menuju beberapa obyek wisata di Pulau Nusa Penida, Klungkung diharapkan segera bersurat melalui Gubernur, ditujukan ke Kementerian PU dan ditembuskan ke Kementerian Pariwisata.

Pemkab Klungkung juga diharapkan mengusulkan peningkatan status jalan di Nusa Penida, sehingga pemeliharaannya bisa dilakukan pusat maupun provinsi. “Intinya beliau tidak hanya berbicara di bidang pariwisata saja,” ujar Suwirta.

Lebih lanjut, Suwirta menjelaskan, Nusa Penida yang termasuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) diharapkan dapat menjadikan hal ini sebagai pintu masuk untuk memohon kepada Kementerian terkait KSPN sebagai penunjang kepariwisataan di Klungkung.

“Kita akan lakukan pertemuan sebagai tindak lanjut, sehingga lambat laun perubahan-perubahan, khususnya di bidang pariwisata bisa terwujud,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+