Kompas.com - 29/09/2015, 19:51 WIB
Pameran Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah di Museum Nasional, Jakarta, Rabu (23/9/2015). KOMPAS/LUCKY PRANSISKAPameran Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah di Museum Nasional, Jakarta, Rabu (23/9/2015).
EditorI Made Asdhiana
MULAI seratus tahun yang lalu, Basoeki Abdullah masih saja merayu. Dengan ketampanannya, dengan aura dan tingkahnya yang flamboyan, dan tentu saja dengan karya-karyanya. ”Rayuan maut” itu dimampatkan dalam pameran Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah.

Begitu mautnya ”rayuan” seorang Basoeki Abdullah, hingga kurator Mikke Susanto kelabakan meringkas ”rayuan” sang maestro lukisan potret itu dalam pameran yang dikurasinya. ”Tidak ada tempat yang cukup bagi imajinasi besar bagi seorang Basoeki Abdullah. Demikian pula ruang pameran ini. Pasti kurang, dan pasti kurang,” tutur Mikke dalam pembukaan pameran Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah, Senin (21/9/2015).

Biarpun mengaku kelabakan, Mikke dan Bambang Asrini W yang bersama-sama menjadi kurator pameran itu cukup piawai membangun tujuh ”jalan potong” untuk memahami Basoeki Abdullah. Tujuh ”subtema” pameran yang mengurai sekaligus membangun benang merah di antara ribuan lukisan karyanya.

Salah satu ”jalan potong” terbaiknya adalah ”subtema” bertajuk ”Basoeki Abdullah dan Tiga Negara di Asia Tenggara”. ”Subtema” itu tak hanya menghadirkan bagaimana Basoeki menjadi pelukis kesayangan orang besar semacam Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, pasangan diktator Filipina Ferdinand dan Imelda Marcos, atau Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, tetapi juga menghadirkan dengan jelas berbagai kecenderungan rupa lukisan potret karya Basoeki.

Sang maestro kelahiran Solo, 27 Januari 1915, itu sudah mulai melukis potret Raja Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit sejak tahun 1960. Ia kembali melukis keduanya pada 1963, sama-sama lukisan yang seluruh kanvasnya penuh dengan warna, menggambar seluruh anatomi tubuh tokoh yang dilukis, dan kaya ornamen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Mengatasi Mabuk Udara di Pesawat, Kurangi Makan Makanan Asin

8 Cara Mengatasi Mabuk Udara di Pesawat, Kurangi Makan Makanan Asin

Travel Tips
Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Travel Update
5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

Travel Tips
Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Travel Update
Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Travel Update
Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.