Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahun Monyet Api, Penuh Kebersamaan dan Kreativitas

Kompas.com - 07/02/2016, 09:41 WIB

Sangat sederhana

Tidak semua warga Tionghoa merayakan Imlek dengan meriah dan besar-besaran. Di Pontianak, Kalimantan Barat, Atiu (60), penjual rujak buah dan manisan keturunan Tionghoa, merayakan tahun baru Imlek secara sangat sederhana bersama anak dan cucunya di rumahnya.

Walaupun miskin, ia dan keluarganya tetap menyambut Imlek dengan rasa syukur dan saling meneguhkan. ”Kami tidak berharap yang muluk-muluk. Kami hanya meminta kepada Tuhan agar selalu diberikan kesehatan hingga bisa tetap bekerja dan berkumpul bersama keluarga,” papar Atiu.

Pada saat Imlek, Atiu pergi beribadah bersama keluarganya. Setelah itu, ia makan bersama keluarga dengan menu yang sederhana, lalu mengunjungi kerabat.

Sama seperti Atiu, Soi Hwe (50), buruh harian di Pontianak, merayakan tahun baru Imlek secara sangat sederhana. Bisa berkumpul bersama keluarga di hari spesial itu merupakan anugerah dari Tuhan.

”Imlek menjadi momen untuk saling menguatkan di dalam keluarga untuk menapaki hari-hari selanjutnya dengan optimistis.” ujar Soi Hwe.

Keadaan yang hampir sama dialami A Futjai (68) yang bekerja sebagai tukang memperbaiki payung di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Ia tinggal bersama istri dan seorang anak di rumah yang berukuran 15 meter persegi di pusat keramaian kota Belitung.

Rumah-rumah di sekitarnya telah dihiasi lampion dan pernak-pernik berwarna merah. ”Saya tidak menghias rumah. Uangnya lebih baik dipakai untuk membeli makanan,” kata Futjai.

Futjai tidak menyiapkan apa pun untuk menyambut Imlek. Sudah bertahun-tahun ia tidak merasakan jamuan Imlek. Tidak ada yang mengundangnya.

”Saudara-saudara saya hampir sama dengan saya. Masak seadanya saja, seperti hari-hari biasa. Tidak ada masak-masak atau makan ramai-ramai,” ujarnya.

Futjai berharap akan ada bazar, atau bahkan acara amal, di depan rumahnya menjelang Imlek sehingga ia kebagian makanan enak gratisan. Namun, hingga tiga hari menjelang Imlek, tidak ada tanda-tanda akan ada bazar atau acara amal di dekat rumahnya. (WHO/ESA/RAZ)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

Jalan Jalan
3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

Hotel Story
Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

Jalan Jalan
Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Jalan Jalan
Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Travel Tips
8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Travel Tips
Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Travel Update
8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

Travel Tips
Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Travel Update
10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

Travel Tips
Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com