Kompas.com - 24/07/2016, 15:34 WIB
Pemilik Warung Sate Mbok Galak, Sudarto (66) memegang sajian kuliner sate kambing dan buntel saat ditemui di warung yang terletak di Jalan Mangun Sarkoro No. 122, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (23/7/2016). Sudarto adalah suami dari almarhum Bu Galak yang memiliki nama asli Bu Sakiyem. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOPemilik Warung Sate Mbok Galak, Sudarto (66) memegang sajian kuliner sate kambing dan buntel saat ditemui di warung yang terletak di Jalan Mangun Sarkoro No. 122, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (23/7/2016). Sudarto adalah suami dari almarhum Bu Galak yang memiliki nama asli Bu Sakiyem.
|
EditorI Made Asdhiana

Cerita-cerita yang beredar tersebut membuat KompasTravel penasaran rahasia di balik sajian sate buntel sate buntel KompasTravel coba pesan saat melihat menu yang disajikan.

Selang sekitar 10 menit, sajian kuliner sate buntel hadir di meja. Satu porsi sate buntel terdiri dari dua tusuk olahan daging kambing yang dililit pada sebilah bambu seperti sate lilit dari Bali.

Ketika digigit, daging kambing yang dibungkus dengan lemak daging terasa empuk dan tak berbau prengus. Bumbu kuah kecap serta gurih dari bawang putih menyerap ke dalam gilingan daging kambing.

Sudarto membeberkan, rahasia di balik lunaknya yang digunakan adalah pemilihan kambing yang berumur sekitar satu tahun. Kambing dengan umur yang tergolong muda tersebut meminimalisir bau prengus daging.

“Kalau kambing yang digunakan sudah tua akan alot dan berbau prengus,” ujar Sudarto.

Rahasia pemilihan daging tersebut ia pelajari bersama almarhum Bu Sakiyem dari Mbah Bejo yang mana masih berstatus saudara sejak tahun 1975. Hingga saat ini berjualan selama 36 tahun sejak tahun 1980, standar serta resep tersebut ia tetap jaga untuk menyajikan kualitas olahan daging kambing untuk para konsumen.

“Kalau untuk bumbu kecap sama saja dengan yang lain, ada kecap, bawang merah. Kalau untuk tambahannya ada kol, irisan jeruk nipis, dan cabe,” ungkapnya.

Lunaknya daging sate kambing juga diakui oleh salah satu pembeli di Warung Sate Mbok Galak. Datang dari Malang bersama rekannya, Amirushufi (26) mengaku daging kambing terasa lunak.

“Ini proses kematangan kematangannya beda dan bumbunya meresap ke daging juga lunak,” pungkas laki-laki yang kerja sebagai mekanik pesawat di Bandara Soekarno Hatta itu.

Sate buntel di Warung Sate Mbok Galak ditawarkan dengan harga Rp 35.000 untuk dua tusuk. Sementara, 10 tusuk sate kambing dan tongseng juga dijual dengan harga sama seperti sate buntel.

Untuk tengkleng dan gule seharga Rp 20.000. Warung Sate Mbok Galak buka hingga sekitar pukul 18.00 WIB.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

Jalan Jalan
Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Travel Update
5 Tempat Nongkrong Santai di Bogor, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

5 Tempat Nongkrong Santai di Bogor, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Travel Update
Wisata Ciwidey dan Sekitarnya Ditutup karena Pengunjung Membludak

Wisata Ciwidey dan Sekitarnya Ditutup karena Pengunjung Membludak

Travel Update
Semakin Diminati, Kemenparekraf Gencar Promosi Desa Wisata

Semakin Diminati, Kemenparekraf Gencar Promosi Desa Wisata

Travel Update
Kemenpar Genjot Sektor Ekonomi Kreatif melalui #BeliKreatifLokal

Kemenpar Genjot Sektor Ekonomi Kreatif melalui #BeliKreatifLokal

Travel Update
Daftar Wisata Jakarta yang Tutup Sementara Selama Libur Lebaran 2021

Daftar Wisata Jakarta yang Tutup Sementara Selama Libur Lebaran 2021

Travel Update
Pantai Pasir Padi Pangkalpinang Tutup, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Pantai Pasir Padi Pangkalpinang Tutup, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Travel Update
Cara Reservasi Ulang Wisata TMII yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Cara Reservasi Ulang Wisata TMII yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Update
Cara Refund dan Reschedule Tiket ke Ancol yang Tutup Sementara

Cara Refund dan Reschedule Tiket ke Ancol yang Tutup Sementara

Travel Update
Cara Reschedule Wisata Taman Margasatwa Ragunan yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Cara Reschedule Wisata Taman Margasatwa Ragunan yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Update
TMII Akhirnya Tutup Sementara Hingga 17 Mei 2021

TMII Akhirnya Tutup Sementara Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ancol Perpanjang Masa Penutupan Kawasan Wisata Hingga 17 Mei 2021

Ancol Perpanjang Masa Penutupan Kawasan Wisata Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba

5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba

Travel Update
Wisata Ragunan Akhirnya Tutup Sementara Mulai 16 Mei 2021

Wisata Ragunan Akhirnya Tutup Sementara Mulai 16 Mei 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X