Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Liburan ke Chiang Mai, Simak 4 Tips Ini

Kompas.com - 04/10/2016, 15:04 WIB
Sri Anindiati Nursastri

Penulis

KOMPAS.com - Lupakan sejenak Bangkok, ibu kota Thailand yang metropolis dan penuh hiruk-pikuk. Saatnya berkunjung ke Chiang Mai, sebuah provinsi dengan ibu kota bernama sama di utara Thailand.

Kota Chiang Mai punya kawasan kota tua dengan 22 kuil berpagoda emas, pasar malam yang membentang satu kilometer dan buka setiap hari, serta tempat-tempat wisata kuliner dan belanja. Chiang Mai juga terletak dekat dengan Chiang Rai, provinsi paling utara Thailand yang jadi tempat favorit turis untuk berwisata alam.

BACA JUGA: Panduan Lengkap "Traveling" ke Chiang Mai, Thailand

Saat merencanakan liburan ke kota cantik ini, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Dihimpun KompasTravel, berikut empat di antaranya.

1. Penginapan

Kawasan paling ramai dan diincar turis di Chiang Mai adalah Old City Wall. Ini adalah kawasan kota tua yang dikelilingi tembok tua peninggalan Kerajaan Lan Na yang berkuasa abad ke-13 hingga abad ke-18.

Di dalam Old City Wall terdapat banyak bangunan, juga kuil dengan pagoda berlapis emas yang tersebar di banyak titik. Selain galeri dan kafe, ada beberapa hotel dan homestay cantik yang bisa jadi tempat menginap.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Standard Room di Dusit Princess, Chiang Mai, Thailand.

Jika tidak menginap di Old City Wall, cobalah cari penginapan di kawasan Chiang Mai Night Bazaar. Meski kawasan ini seperti jalan biasa pada pagi hingga siang, mulai sore hingga malam hingar-bingar pasar malam selalu terlihat.

KompasTravel menginap di Dusit Princess, hotel bintang 4 yang terletak persis di depan Chiang Mai Night Bazaar. Harga untuk Standard Room di hotel ini, dalam rupiah, mulai dari Rp 518.000.

Beberapa hostel dan homestay yang bisa dipilih antara lain Supanich Guest House, You & Me Hostel, dan Chang Home Guest House. Harga per malamnya mulai dari 350 Baht (Rp 130.000)

2. Buat itinerary

Kota Chiang Mai bisa dijelajahi dalam dua hingga tiga hari. Jika punya waktu lebih, tak ada salahnya mengambil one day trip ke provinsi sebelah yakni Chiang Rai.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Mae Sa Elephant Camp adalah tempat untuk melihat aneka atraksi gajah. Tempat ini berlokasi sekitar 30 menit perjalanan dari pusat Kota Chiang Mai, Thailand.

Banyak operator tur yang menyediakan one day trip ke Chiang Rai, dengan berbagai itinerary dan destinasi. Anda bisa menyambangi Elephant Camp, atau desa tempat tinggal Suku Karen yang terkenal oleh kawat tembaga yang menumpuk di leher para wanitanya.

BACA JUGA: Mengenal Suku Karen, Si "Leher Panjang" dari Thailand

3. Pasar malam

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

BrandzView
Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Travel Update
Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Travel Update
Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com