"Bintan Moon Run 2016" Promosikan Pariwisata Kepri

Kompas.com - 14/10/2016, 12:37 WIB
Peserta Bintan Triathlon 2015 di Lagoi, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (23/5/2015), dilepas oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPeserta Bintan Triathlon 2015 di Lagoi, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (23/5/2015), dilepas oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelenggaraan Bintan Moon Run 2016 di kawasan Lagoi Bay, Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), diharapkan mampu mempromosikan pariwisata di provinsi tersebut.

Sekretaris Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ukus Kuswara dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (13/10/2016), mengatakan penyelenggaraan olahraga berskala besar di suatu wilayah sangat potensial untuk mempromosikan pariwisata suatu daerah.

Khusus untuk Bintan Moon Run, dinilai Ukus, sangat potensial menjaring wisatawan mancanegara (wisman) untuk datang ke kawasan Bintan. Apalagi kontribusi kunjungan wisman dari Great Bintan/Batam tahun ini ditargetkan sebanyak 2,6 juta wisman dari 12 juta wisman sebagai target nasional.

"Banyak event sport tourism internasional diselenggarakan di Bintan sehingga makin menguatkan posisi Bintan sebagai destinasi sport tourism kelas dunia," ujarnya.

KOMPAS/KRIS RAZIANTO MADA Pelancong menikmati liburan di Treasure Bay, Bintan, Kepulauan Riau. Kawasan Treasure Bay dilengkapi kolam 6,5 hektar atau terbesar di Asia Tenggara. Kolam itu dikonsep seperti pantai, sehingga berbagai olahraga dan permainan bisa leluasa dilakoni di sana.
Acara yang akan digelar pada 2 Desember 2016 itu merupakan hasil kerja sama antara Bintan Resorts dengan Adventure Singapore dan Firefly Connections.

Bintan Moon Run merupakan olahraga lari di malam hari di pinggiran danau buatan kawasan Lagoi Bay yang digabungkan dengan rekreasi dan hiburan musik festival.

Bintan Moon Run juga merupakan agenda perdana sebagai upaya menarik kunjungan wisman utamanya dari Singapura saat memasuki musim liburan akhir tahun 2016.

Owner of Firefly Connections Lyndon Yeo mengatakan, Moon Run bukan hanya sekadar kompetisi lari pada umumnya, namun akan memberikan suasana berbeda bagi para peserta lari sekaligus pengalaman rekreasi bagi keluarga dan teman dengan nuansa malam hari di pinggiran danau yang dihiasi cahaya bulan.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Vihara Ksitigarbha Bodhisattva atau Vihara Patung Seribu Wajah di Tanjung Pinang, Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Wajah setiap patung berbeda-beda.
"Kompetisi lari di malam hari ini untuk pertama kali dikolaborasikan dengan Soundscape Music Festival di mana para peserta maupun keluarga dan teman-teman mereka serta pengunjung umum lainnya yang tidak mengikuti kompetisi lari diajak untuk bergabung dalam acara rekreasi dan pesta konser musik Soundscape," kata Lyndon Yeo.

Sementara para peserta lari dapat menikmati hiburan konser musik tanpa dipungut biaya atau gratis. Konser musik akan menampilkan grup band ternama antara lain Noah, The Angel Percussion, dan Don't Ask Me Why.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber ANTARA
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 Hotel di Medan Bersiap Buka Kembali Juni 2020

30 Hotel di Medan Bersiap Buka Kembali Juni 2020

Whats Hot
Pelaku Wisata Gunungkidul Bersiap Hadapi New Normal

Pelaku Wisata Gunungkidul Bersiap Hadapi New Normal

Whats Hot
Persiapkan 'New Normal', Kemenparekraf Susun Program CHS dengan Libatkan Pelaku Parekraf

Persiapkan "New Normal", Kemenparekraf Susun Program CHS dengan Libatkan Pelaku Parekraf

Whats Hot
Hotel-hotel di NTT Didorong Mulai Buka pada 15 Juni

Hotel-hotel di NTT Didorong Mulai Buka pada 15 Juni

Whats Hot
#BeliKreatifLokal, Kampanye Kemenparekraf untuk Selamatkan Pelaku Ekonomi Kreatif

#BeliKreatifLokal, Kampanye Kemenparekraf untuk Selamatkan Pelaku Ekonomi Kreatif

Whats Hot
Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Jalan Jalan
Tebar Semangat di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gelar Kopdar Virtual Komunitas

Tebar Semangat di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gelar Kopdar Virtual Komunitas

Whats Hot
Bisnis Kuliner Indonesia di Inggris Makin Marak di Tengah Corona

Bisnis Kuliner Indonesia di Inggris Makin Marak di Tengah Corona

Makan Makan
AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional pada 8 Juni 2020

AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional pada 8 Juni 2020

Whats Hot
Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Makan Makan
Resep dan Cara Membuat Siomay Ayam Udang, Bisa Jualan Online

Resep dan Cara Membuat Siomay Ayam Udang, Bisa Jualan Online

Makan Makan
Curahan Hati Mereka yang Rindu Libur Lebaran dan Kampung Halaman

Curahan Hati Mereka yang Rindu Libur Lebaran dan Kampung Halaman

Jalan Jalan
Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Whats Hot
Kabar Ongkos Wisata Turis Asing Dibiayai Pemerintah Jepang, Dibantah Japan Tourism Agency

Kabar Ongkos Wisata Turis Asing Dibiayai Pemerintah Jepang, Dibantah Japan Tourism Agency

Jalan Jalan
TravelCast, Podcast Baru dari Kompas Travel Membahas Wisata Belanja di Korea Selatan

TravelCast, Podcast Baru dari Kompas Travel Membahas Wisata Belanja di Korea Selatan

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X