Kompas.com - 19/12/2016, 09:05 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Wisatawan dapat membeli tiket di Museum Kereta Ambarawa mulai pukul 08.00 sejak stasiun tersebut buka. Harga tiket untuk perjalanan wisata reguler Rp 50.000.

“Saran saya untuk perjalanan reguler di akhir pekan, antrelah sejak pagi hari, Anda sudah bisa memesan untuk ketiga jam perjalanan, bahkan sebelum loket dibuka. Karena ada pembatasan kuota tiap perjalanan,” ujar Rahmayandi.

Wisata sewa kereta uap maupun diesel
Pilihan kedua, Anda bisa menikmati perjalanan kereta uap dengan medan perbukitan dengan cara menyewanya terlebih dahulu. Menurut Rahmayandi, jenis trip ini biasanya digunakan bersama keluarga besar, kantor, reuni, maupun grup lainnya.

Anda bisa memilih menggunakan kereta uap maupun diesel, dengan rute Ambarawa-Bedono dengan medan perbukitan, atau rute Ambarawa-Tuntang yang melewati rawa pening seperti reguler.

Untuk tujuan Tuntang bisa memilih lokomotif uap maupun lokomotif diesel, dapat disewa menyesuaikan dengan jumlah penumpang. Satu gerbong dapat memuat hingga 40 penumpang, untuk satu gerbong sendiri dapat disewa Rp 10 juta, untuk dua gerbong Rp 12,5 juta, dan tiga gerbong Rp 15 juta.

Sedangkan tujuan Bedono, hanya dapat menggunakan lokomotif uap karena lintasannya yang menanjak. Selain itu, maksimal hanya dapat menggunakan dua gerbong, dengan kapasitas sama tiap gerbong yaitu 40 orang.

Satu kali perjalanan selama tiga jam pulang pergi tersebut dapat dipesan Rp 15 juta. Dalam perjalanan ini, kereta akan melintasi perbukitan dengan dua kali pemberhentian, yaitu di Stasiun Jambu, dan di wilayah Boga Makmur untuk mengisi air dan mempersiapkan tekanan uap sebelum menanjak.

Untuk menikmati perjalanan tersebut, Anda perlu melakukan reservasi satu minggu sebelumnya. Reservasi ditujukan ke kantor PT KAI DAOP IV Semarang di Jalan MH Thamrin Nomor 3, Sekayu, Semarang, dengan membawa uang muka 10-20 persen.

Setelah itu akan keluar pemberitahuan ke Stasiun Ambarawa, dan tiga sampai dua hari sebelum perjalanan akan keluar jam perjalanan pastinya, dan wisatawan juga wajib melunasi pembayarannya.

Untuk pilihan kereta, Anda bisa memilih menggunakan kereta uap yang berusia ratusan tahun, maupun kereta diesel kuno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.