Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tujuh Destinasi Wisata Terinspirasi dari Uang Baru NKRI

Kompas.com - 20/12/2016, 18:15 WIB
Silvita Agmasari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia baru saja meluncurkan uang NKRI baru pada Senin (19/12/2016). Ada tujuh pecahan uang kertas dan empat pecahan uang logam baru yang diluncurkan.

Berbeda dengan uang kertas sebelumnya, uang kertas terbaru ini memuat lebih banyak gambar yang mewakili Indonesia, yakni pahlawan nasional, pemandangan alam, kesenian, serta flora asli Indonesia.

Berikut adalah tujuh lokasi wisata yang dimuat di pecahan uang kertas NKRI yang baru, yang dapat menjadi inspirasi berwisata dalam negeri. 

BARRY KUSUMA Kepulauan Wayag di Raja Ampat, Papua.
1. Wayag, Raja Ampat

Pada pecahan uang Rp 100.000 bagian belakang, nampak panorama bukit karst Wayag, Raja Ampat. Wayag memang menjadi ikon dari lokasi wisata Raja Ampat, di Papua Barat.

(BACA: Inilah Wayag, Ikonnya Raja Ampat Papua)

Untuk berkunjung ke Wayag, diperlukan waktu tujuh sampai delapan jam perjalanan via laut dari Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat.

Sedangkan untuk mendapat foto pemandangan seperti di uang Rp 100.000, perlu waktu dua jam untuk menuju puncak bukit karst. Perjalanan yang panjang terbalaskan dengan pemandangan spekatuker yang didapat.

KOMPAS/YOVITA ARIKA Wisatawan berfoto di puncak bukit di Pulau Padar dengan latar belakang teluk-teluk yang ada di pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, tersebut, 31 Agustus 2015.
2. Pulau Padar, Taman Nasional Komodo

Rasanya kurang afdol bila berkunjung ke kawasan Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, tanpa berkunjung ke Pulau Padar. Keindahan panorama Pulau Padar ini diabadikan menjadi latar uang pecahan Rp 50.000.

(BACA: Pantai Pink di Komodo Jadi Primadona Wisman)

Untuk sampai ke puncak Pulau Padar dibutuhkan waktu untuk berjalan mendaki sekitar 15 menit. Pulau Padar juga terkenal dengan pink beach, pasir dengan rona warna merah jambu hasil dari pecahan karang.

3. Kepulauan Derawan

Destinasi wisata yang termasuk di kawasan Provinsi Kalimantan Timur ini kaya akan pesona bahari.

Gambar yang ditampilkan di pecahan uang Rp 20.000 adalah penginapan di atas air dan penyu yang dapat dengan mudah di temui di berbagai pulau di Kepulauan Derawan seperti Pulau Maratua, Sangalaki, dan Kakaban.

(BACA: Mengunjungi Derawan, Maratua, Kakaban, Sangalaki dalam Sehari)

Kepulauan Derawan juga terkenal sebagai situs selam melihat manta, ubur-ubur tak menyengat, dan masih banyak biota laut lainnya.

KOMPAS/HERU SRI KUMORO Penyelam menikmati keindahan bawah laut di Pantai Waha, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Jumat (24/6/2016).

4. Taman Nasional Wakatobi

Sebagai lokasi yang diklaim sebagai Segitiga Karang Dunia, tak heran pemandangan bawah laut Taman Nasional Wakatobi di Sulawesi Tenggara yang akhirnya dimuat di pecahan uang Rp 10.000.

Tampak gambar penyelam sedang menikmati karang dan anemon Taman Nasional Wakatobi dengan warna siluet ungu, biru, dan oranye.

(BACA: Saya Kira Wakatobi Ada di Jepang...)

Wakatobi adalah daerah kepulauan, yang merupakan singkatan dari Pulau Wangi-Wangi, Pulau Kaledupa, Pulau Tomia, dan Pulau Binongko. Ke empat pulau memiliki pesona tersendiri, dan yang pasti keindahan alam bawah laut yang luar biasa.

KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA Warga suku Tengger di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (18/12/2015), seusai melaksanakan ritual Jumat manis dengan meletakkan sesajen di sekitar kawah Gunung Bromo yang statusnya kini Siaga. Walau ada larangan beraktivitas, terkait status kegunungapian, dalam radius 2,5 kilometer dari Bromo, pihak keamanan memberi toleransi kepada warga Tengger melakukan ritual itu.
5. Gunung Bromo

Panorama Gunung Bromo di Jawa Timur memang memberikan kesan magis sampai pemandangan ini diabadikan di gambar uang pecahan Rp 5.000. Waktu terbaik untuk mengunjungi Gunung Bromo adalah saat matahari terbit.

Untuk mendapatkan gambar seperti di pecahan uang Rp 5.000, foto dapat diambil dari titik puncak penanjakan satu. Dari sana nampak kabut tipis perlahan terbuka, terlihat Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Kursi, dan Gunung Semeru.

KOMPAS/RINI KUSTIASIH Ngarai Sianok di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, merupakan salah satu jalur yang disukai komunitas pesepeda. Jalur yang berkelok-kelok dan pemandangan alamnya yang indah itu membuat jalur ini sering dilintasi para pesepeda. Foto diambil pada 27 April 2014.
6. Ngarai Sianok

Pada pecahan uang Rp 2.000 ada gambar Ngarai Sianok yang terletak di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Ngarai Sianok sejatinya adalah bentangan lembah curam yang terbelah karena pergerakan lempeng bumi. Kawasan di daerah Ngarai Sianok adalah tanah subur, berhawa sejuk, dan dialiri sungai kecil.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan mancanegara menikmati liburan di Banda Neira, Maluku, Selasa (7/4/2015).
7. Banda Neira

Terakhir di pecahan uang Rp 1.000 ada Banda Neira yang terletak di Provinsi Maluku. Nampak Pulau Gunung Api yang disebut juga sebagai Banda Api, dengan tinggi 641 meter di atas pemukaan laut.

Wakil Presiden RI pertama, Moh. Hatta yang pernah diasingkan di Banda Neira mengatakan bahwa Banda Neira adalah surga.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com