Kompas.com - 22/02/2017, 06:04 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

Ia menuturkan bahwa ayahnya sudah mulai berjualan Lontong Tuyuhan sejak tahun 1950. Namun, ia tak mengingat pasti kapan ayahnya mulai berjualan.

"Lontong Tuyuhan itu asli Desa Tuyuhan, khas Rembang. Cuma ada di Tuyuhan sini," jelasnya.

Kastari mengingat cerita tentang ayahnya berjualan Lontong Tuyuhan. Ayahnya dulu berjualan di dekat gapura yang tak jauh dari sentra kuliner. Ayahnya juga berkeliling desa untuk berjualan.

"Yang beli di sini dulu orang Tionghoa Lasem. Orang Rembang juga. Makan di tempat atau dibungkus, dibawa pulang," tambah Kastari.

BACA: Yuk, Berburu Foto Instagramable di Lasem

Sebelum sentra kuliner dibangun, Kastari menceritakan ayah dan kakaknya berjualan di tepi jalan. Tak jauh dari tempat berjualan, terdapat ladang tebu.

Sejak dulu ayahnya berjualan Lontong Tuyuhan dengan cara dipikul. Cara yang sama, Kastari gunakan juga meski saat ini ia tak berkeliling desa untuk menjajakan Lontong Tuyuhan. Ia tetap mempertahankan gaya ayahnya berjualan walaupun pemerintah setempat memberikan bantuan berupa etalase untuk menaruh baskom daging ayam.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Penjual Lontong Tuyuhan memotong lontong untuk disajikan bersama daging ayam dan kuah kuning di Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan, Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (10/2/2017). Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan berada di Jalan Raya Lasem - Pandan. Lebih dari lima penjual Lontong Tuyuhan di sentra kuliner Lontong Tuyuhan.

"Dulu saya sudah bantu bapak. Saya kadang bawa pikul, bapak yang ngelayani pembeli," ujarnya.

Saat ini Kastari berjualan Lontong Tuyuhan mulai pukul 12.00 hingga pukul 21.00 WIB. Sehari-hari ia kadang dibantu oleh anaknya saat berjualan.

BACA: Lasem, Destinasi Wisata Akhir Pekan yang Bakal Hits pada Tahun 2017

Setiap hari Kastari bisa menjual sekitar 100 porsi. Sementara jika hari libur, ia bisa menjual sekitar 200 porsi. Untuk hari libur seperti Lebaran, Tahun Baru, atau Natal ia bisa menjual lebih banyak lagi.

Lontong Tuyuhan sendiri adalah kuliner perpaduan potongan lontong, daging ayam, dan kuah kuning. Bumbu Lontong Tuyuhan adalah ketumbar, jinten, bawang merah, bawang putih, daun jeruk, laos, cabai, garam, pala, kunyit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandara Kertajati Layani 4 Penerbangan Umrah November 2022

Bandara Kertajati Layani 4 Penerbangan Umrah November 2022

Travel Update
Tarif Kapal Ferry ASDP Naik Mulai 1 Oktober 2022

Tarif Kapal Ferry ASDP Naik Mulai 1 Oktober 2022

Travel Update
Yogyakarta Bersiap Jadi Tuan Rumah Asean Tourism Forum, Hampir Selevel dengan G20

Yogyakarta Bersiap Jadi Tuan Rumah Asean Tourism Forum, Hampir Selevel dengan G20

Travel Update
Pejabat Pelesiran ke Luar Negeri, Sandiaga: Foto di Nepal, Padahal Ada Nepal van Java di Magelang

Pejabat Pelesiran ke Luar Negeri, Sandiaga: Foto di Nepal, Padahal Ada Nepal van Java di Magelang

Travel Update
Pertalite Dirasa Lebih Boros, Ini 6 Cara Hemat Pakai BBM

Pertalite Dirasa Lebih Boros, Ini 6 Cara Hemat Pakai BBM

Travel Tips
Cara Pesan Tiket Museum MACAN Jakarta via Situs Web

Cara Pesan Tiket Museum MACAN Jakarta via Situs Web

Travel Tips
Paspor Indonesia Akan Berlaku 10 Tahun, Bagaimana jika Sudah Buat?

Paspor Indonesia Akan Berlaku 10 Tahun, Bagaimana jika Sudah Buat?

Travel Update
3 Desa Wisata di Gorontalo dengan Pemandangan Alam yang Unik

3 Desa Wisata di Gorontalo dengan Pemandangan Alam yang Unik

Jalan Jalan
Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Menparekraf Targetkan Peningkatan Jumlah Turis Asing dari Kapal Pesiar

Menparekraf Targetkan Peningkatan Jumlah Turis Asing dari Kapal Pesiar

Travel Update
Syarat Bikin Paspor untuk Dewasa dan Anak, Siapkan Kartu Keluarga

Syarat Bikin Paspor untuk Dewasa dan Anak, Siapkan Kartu Keluarga

Travel Tips
Cara Pembayaran Paspor, Lengkap dari via ATM sampai M-Banking

Cara Pembayaran Paspor, Lengkap dari via ATM sampai M-Banking

Travel Tips
Tarif Masuk Kebun Buah Mangunan di Bantul Naik Rp 2.000

Tarif Masuk Kebun Buah Mangunan di Bantul Naik Rp 2.000

Travel Update
Bakal Berlaku 10 Tahun, Ini Cara Membuat Paspor Terbaru

Bakal Berlaku 10 Tahun, Ini Cara Membuat Paspor Terbaru

Travel Tips
3 Fakta Hari Batik Nasional 2 Oktober, Bermula Dari Pengakuan UNESCO

3 Fakta Hari Batik Nasional 2 Oktober, Bermula Dari Pengakuan UNESCO

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.