Pasar Atas Terbakar, Ini Alternatif Belanja Oleh-oleh di Bukittinggi

Kompas.com - 31/10/2017, 06:11 WIB
Seorang anak duduk di atas barang-barang yang bisa diselamatkan pascakebakaran Pasar Atas Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin (30/10/2017). Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Kota Bukittinggi sebanyak 350 kios hangus terbakar, dan petugas terkait masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ARIF PRIBADISeorang anak duduk di atas barang-barang yang bisa diselamatkan pascakebakaran Pasar Atas Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin (30/10/2017). Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Kota Bukittinggi sebanyak 350 kios hangus terbakar, dan petugas terkait masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Atas Bukittinggi yang merupakan salah satu destinasi wisata belanja oleh-oleh khas Padang terbakar, Senin (30/10/2017) pagi. Jangan khawatir Anda masih bisa berburu oleh-oleh di beberapa tempat lain.

Tiap akhir pekan dan liburan panjang Pasar Bukittinggi kerap dipadati wisatawan, terutama bagian Pasar Atas. Para wisatwan berburu oleh-oleh khas Sumatera Barat dengan harga terjangkau di sana.

(Baca juga : Berburu Barang Bekas Bermerek di Pasar Lereng Bukittinggi)

Di antara ragam oleh-oleh favorit di Pasar Atas ialah kerajinan songket, selendang koto gadang, kerajinan kayu, suvenir gantungan kunci, kreasi barang-barang anyaman, dan bordir kerancang. Satu lagi oleh-oleh panganan yang bisa dibeli di Pasar Atas ialah keripik sanjai.

Berikut alternatif tempat berburu oleh-oleh lainnya yang bisa Anda kunjungi selain Pasar Atas. Harga yang ditawarkan juga cukup bersaing, karena berada di tempat produksnya.

Dua wisatawan asal Pekanbaru, Riau, menikmati pemandangan dari puncak Janjang Seribu, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (25/4/2015). Potensi wisata, baik alam maupun budaya, yang sangat besar menjadi sektor penting dalam menunjang pembangunan Bukittinggi. Sektor tersebut menyumbang sekitar 62 persen bagi pendapatan asli daerah kota yang terkenal dengan ikon Jam Gadang ini.
KOMPAS/ISMAIL ZAKARIA Dua wisatawan asal Pekanbaru, Riau, menikmati pemandangan dari puncak Janjang Seribu, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (25/4/2015). Potensi wisata, baik alam maupun budaya, yang sangat besar menjadi sektor penting dalam menunjang pembangunan Bukittinggi. Sektor tersebut menyumbang sekitar 62 persen bagi pendapatan asli daerah kota yang terkenal dengan ikon Jam Gadang ini.
1. Pasar Aur Kuning

Bagi Anda wisatwan yang mencari oleh-oleh berupa sandang dari Sumatera Barat, bisa coba melirik pasar ini. Jarak dari Pasar Atas ke Pasar Aur Kuning hanya sekitar 3 kilometer.

(Baca juga : Ada Terowongan Peninggalan Jepang di Bawah Kota Bukittinggi)

Salah satu pasar tersibuk di Bukittinggi ini juga terkenal dengan ragam sandang khas yang dijual terjangkau. Sebagian barang yang ditawarkan berasal dari beberapa daerah di Sumatera Barat, seperti Agam dan Padang Pariaman.

Pembeli datang dari sejumlah daerah, di antaranya Sumatera bagian tengah hingga utara. Bahkan ada pembeli dari Malaysia, Singapura, dan Brunei.

2. Sentra Keripik Sanjai

Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, merupakan daerah yang dijuluki sentra sanjai di Tanah Minang. Di daerah ini singkong setiap harinya diolah jadi keripik sanjai dan dipasarkan, salah satunya ke Pasar Bukittinggi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Punya Wisata Edukasi Naik Kapal Pesiar Keliling Dunia, Jalan-jalan Sambil Belajar

AS Punya Wisata Edukasi Naik Kapal Pesiar Keliling Dunia, Jalan-jalan Sambil Belajar

Jalan Jalan
Dua Taman Hiburan di AS Tidak Lagi Cek Suhu Tubuh Wisatawan

Dua Taman Hiburan di AS Tidak Lagi Cek Suhu Tubuh Wisatawan

Travel Update
Agen Perjalanan di Thailand Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 ke AS, Apa Itu?

Agen Perjalanan di Thailand Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 ke AS, Apa Itu?

Travel Update
Infinity Pool Tertinggi Dunia di Dubai, Pemandangannya Apik Tenan

Infinity Pool Tertinggi Dunia di Dubai, Pemandangannya Apik Tenan

Travel Update
Libur Lebaran Diprediksi Tak Ada Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang

Libur Lebaran Diprediksi Tak Ada Lonjakan Wisatawan di Batu dan Malang

Travel Update
Syarat Mendaki Gunung Andong yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Syarat Mendaki Gunung Andong yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Tips
Diundur, Jalur Pendakian Gunung Andong Buka 18 Mei 2021

Diundur, Jalur Pendakian Gunung Andong Buka 18 Mei 2021

Travel Update
Australia Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Australia Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Travel Update
Covid-19 Marak Lagi, Singapura Tinjau Travel Bubble dengan Hong Kong

Covid-19 Marak Lagi, Singapura Tinjau Travel Bubble dengan Hong Kong

Travel Update
Larangan Mudik Lokal, Wisatawan Luar Karanganyar Boleh Berkunjung

Larangan Mudik Lokal, Wisatawan Luar Karanganyar Boleh Berkunjung

Travel Update
Libur Lebaran 2021, Pemkab Magelang Tutup Semua Tempat Wisata

Libur Lebaran 2021, Pemkab Magelang Tutup Semua Tempat Wisata

Travel Update
Libur Lebaran, Wisatawan yang Ingin ke Malang dan Batu Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Libur Lebaran, Wisatawan yang Ingin ke Malang dan Batu Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Travel Update
Masyarakat Luar Klaten Boleh Masuk Saat Larangan Mudik Lokal, asal...

Masyarakat Luar Klaten Boleh Masuk Saat Larangan Mudik Lokal, asal...

Travel Update
China Buka Lagi Jalur Pendakian Everest, Terapkan Protokol Kesehatan

China Buka Lagi Jalur Pendakian Everest, Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
Hotel Accor di Solo hingga Yogyakarta Bakal Terapkan GeNose C-19

Hotel Accor di Solo hingga Yogyakarta Bakal Terapkan GeNose C-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X