Mana Lebih Manis, Stroberi Korea atau Stroberi Indonesia?

Kompas.com - 16/01/2018, 11:15 WIB
Stroberi dari Jinju, Gyeongsangnam-do, Korea Setalan. Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F.Stroberi dari Jinju, Gyeongsangnam-do, Korea Setalan.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com – Seperti apa rasa stroberi asal Korea Selatan? Menurut Chef Aa Koswara, seorang pastry chef yang sudah menggeluti bidang pastry selama 24 tahun, stroberi Korea Selatan memiliki bentuk yang besar dan manis.

“Jika dibandingkan stroberi lokal, dari Bandung misalnya, ukurannya lebih besar dua kali lipat dan lebih manis, juga lebih juicy,” kata Chef Aa. Ia kini bekerja sebagai executive pastry chef di Gran Melia Jakarta Hotel.

Pada Desember lalu, bekerja sama dengan aT (Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation) dan pemerintah daerah provinsi Gyeongnam, Chef Aa  berkesempatan mengolah langsung stroberi Korea Selatan. Stroberi-stroberi ini berasal dari perkebunan di  Jinju, Gyeongsangnam-do.

(Baca juga: Awal Tahun 2018 Saatnya ke Korea, Ada Diskon Belanja hingga Wisata)

Salah satu varietas untuk diekspor yaitu Maehyang, memiliki tekstur yang lebih padat. Tekstur ini memungkinkan stroberi tetap segar walau dikirim dalam jarak jauh. Stroberi Korea sudah terkenal dengan keunikan rasa manisnya sehingga penduduk setempat biasa makan stroberi segar tanpa tambahan gula.

Oleh Chef Aa, stroberi-stroberi ini ia jadikan aneka hidangan manis yang menggugah selera. Ia menggabungkan stroberi dengan cokelat, lemon, vanila, hingga keju. Aneka kreasi itu seperti stroberi pannacotta hingga crumble cake dengan stroberi.

(Baca juga: Ini Makanan Korea yang Banyak Dibeli Lewat Online)

Jika Chef Aa bandingkan dengan stroberi lokal yang biasa ia digunakan, stroberi Korea lebih lengas karena mengandung air lebih banyak.  

“Resepnya tidak ada perubahan. Karena ini lebih juicy, kita sesuaikan komposisinya. Jadi takarannya memang berbeda,” katanya.

Ia memberi contoh saat memuat saus stroberi, biasanya untuk 1 liter air diperlukan 100 gram gula. Dengan stroberi Korea, ia hanya memerlukan setengahnya saja dari takaran gula.

Selama ini ia juga kerap menggunakan stroberi impor dari Amerika Serikat. Namun ia mengakui stroberi Korea Selatan lebih manis dibanding stroberi Amerika Serikat.

Hal lainnya yang unik, seperti diungkapkan pihak aT (Korea Agro-Fisheries Trade Corporation), stroberi Korea yang diproduksi pada saat musim dingin memiliki rasa yang berbeda. Stroberi musim dingin lebih enak karena tidak teralu asam dan menghasilkan rasa manis yang alami.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X