Kompas.com - 14/02/2018, 20:35 WIB
Warga memilih ikan bandeng yang dijual pedagang  di Kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat, Jumat (8/2/2013). Bandeng-bandeng yang banyak dibeli warga untuk menyambut Tahun Baru Imlek itu dijual Rp 50.000 per kilogram. 
KOMPAS/WISNU WIDIANTOROWarga memilih ikan bandeng yang dijual pedagang di Kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat, Jumat (8/2/2013). Bandeng-bandeng yang banyak dibeli warga untuk menyambut Tahun Baru Imlek itu dijual Rp 50.000 per kilogram.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan bandeng kian meningkat jelang Imlek. Tradisi makan ikan di kalangan masyarakat Tionghoa saat Imlek memang ada. Namun untuk spesifik jenis ikan bandeng ternyata hanya ada pada masyarakat Tionghoa Indonesia.

"Di negara Tiongkok selatan ada tradisi makan ikan, di Tiongkok utara tidak ada. Makan ikan bandeng pada Imlek merupakan ciri khas di Pulau Jawa," kata Ketua Program Studi China Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Hermina Sutami saat dihubungi KompasTravel, Kamis (8/2/2018).

(Baca juga : Filosofi Angpao, Amplop Merah Berisi Uang saat Imlek)

Hermina menyebutkan tradisi Tionghoa tidak sama di seluruh Indonesia. Misalnya tradisi makan bandeng jelang Imlek tidak ada di Palembang.

"Bukan 'bandeng' yang menjadi ciri utama, melainkan kata 'ikan' yang berbunyi y? yang sama bunyinya dengan kata 'lebih'. Dengan makan ikan diharapkan rezeki selalu berlebih," kata Hermina.

Lantas mengapa ikan bandeng yang dipilih oleh orang Tionghoa daerah Pulau Jawa?

Alwi Shahab dalam buku "Saudagar Baghdad dari Betawi" menengarai, kehadiran bandeng yang menjadi salah satu tradisi Imlek di kawasan Jabodetabek merupakan perpaduan budaya China dan Betawi.

Sebab selain Tionghoa, Betawi juga memiliki tradisi yang menggunakan bandeng. Bedanya dalam tradisi Betawi, ikan bandeng mentah dan segar menjadi antaran calon mantu ke mertuanya. Di buku tersebut, dijelaskan bahwa ukuran bandeng yang dibawa calon menantu ke calon mertuanya bisa menentukan kelanjutan perjodohan.

Daerah Rawa Belong di Jakarta Barat selalu menjadi pasar kaget ikan bandeng ukuran jumbo jelang Imlek. Rawa Belong terkenal sebagai lokasi bermukim orang Betawi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.