Kompas.com - 06/03/2018, 06:32 WIB

Lokasi beton paling ujung itu memang langsung berhadapan dengan pantai. Di sana pengunjung bisa menyaksikan dan merasakan sensasi gulungan raksasa ombak laut selatan, dari jarak sangat dekat. Tinggi tiap gulungan itu bisa melebihi badan kendaraan bus besar.

Seperti jurang yang dalam, pengunjung juga bisa melihat beton-beton yang berada di bawah ujung jalan beton. Tampak di sana semua beton kaki empat diselimuti lumut hijau.

Ujung jalan itu tanpa pengaman, tanpa pagar, tanpa pegangan. Oleh karena itu, sekali terpeleset, akibatnya bisa sangat berbahaya. Selain bisa sebabkan cedera parah, korban akan menghadapi ancaman hantaman ombak besar.

Hampir seluruh pengunjung datang sore itu tergoda untuk mendekat. Mereka mengabaikan perasaan bahaya dan sebuah tanda pembatas.

Mereka memilih menerobos police line itu. Mendekati ujung jalan beton. Melongok ke bawah. Menunggu gulungan ombak terbesar dan membiarkannya pecah usai menghantam beton. Lantas selfie sampai puas.

Oleh-oleh khas Pantai Glagah di Kulon Progo yang serba ikan dan udang bisa diperoleh sepanjang jalan masuk, Minggu (4/3/2018). Selain itu, suvenir juga banyak dijual di sana. KOMPAS.com/DANI J Oleh-oleh khas Pantai Glagah di Kulon Progo yang serba ikan dan udang bisa diperoleh sepanjang jalan masuk, Minggu (4/3/2018). Selain itu, suvenir juga banyak dijual di sana.
Begitu terus ulah pengunjung silih berganti. Tua, muda, bahkan anak-anak pun memberanikan diri. “Soalnya kalau tidak lihat dan dapat (foto) ombaknya yang gedhe (besar), rasane ra marem (bahasa Jawa: rasanya tidak puas),” kata Surya, warga Wates.

Pantai Glagah pantai yang dikelola pemerintah daerah Kulon Progo. Pantai yang berada di Desa Glagah, Kecamatan Temon ini hanya sekitar 20 menit dari pusat kota Wates, atau sekitar 1,5 jam berkendara dari Yogyakarta dengan mobil dan motor.

Glagah merupakan kombinasi wisata bahari yang lumayan lengkap. Selain punya panorama laut, destinasi ini juga dilengkapi laguna tempat wisatawan bisa main perahu.

Berkembang sekian lama, Glagah dipenuhi pedagang oleh-oleh yang berbahan laut, seperti undur-undur laut, kerang, udang, hingga berbagai jenis ikan laut. Semua serba digoreng.

Oleh-oleh khas Pantai Glagah di Kulon Progo, Minggu (4/3/2018) yang serba ikan dan udang bisa diperoleh sepanjang jalan masuk. Selain itu, suvenir juga banyak dijual di sana. KOMPAS.com/DANI J Oleh-oleh khas Pantai Glagah di Kulon Progo, Minggu (4/3/2018) yang serba ikan dan udang bisa diperoleh sepanjang jalan masuk. Selain itu, suvenir juga banyak dijual di sana.
Fasilitas lain berupa warung makan, kamar mandi cukup bersih, juga area bermain anak-anak.

Tempat wisata ini nyaris tidak pernah sepi. Ombak yang mendebarkan, ataulah pantainya yang berpasir hitam, semuanya memikat. Tidak kalah pula panorama cakrawala lembayung senja seiring matahari terbenam. Semua itu asyik menjadi spot foto yang indah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.