Kesaksian Rizky, Pendaki yang Berada di Gunung Rinjani Saat Gempa Lombok

Kompas.com - 30/07/2018, 14:15 WIB
Kompas TV Pasca gempa bumi Minggu (29/7), Tentara Nasional Indonesia Hari ini (30/7) memberangkatkan anggota Kopassus ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pendaki Panik

Sesaat setelah gempa pertama, banyak pendaki yang panik dan kemudian memutuskan untuk turun.

Panik. Yang sudah di puncak pada turun, yang mau naik ke puncak juga turun. Turun semua, bareng sama porter-porter yang lain," kata Rizky.

Baca juga: Satu Pendaki Asal Makassar yang Tewas di Rinjani Alami Luka di Kepala

Karena kepanikan tersebut, ada beberapa pendaki yang meninggalkan tendanya.

"Ada yang tendanya ditinggal, ada yang tetap dibawa jadi beres-beres tenda. Banyak barang yang ditinggal di Pelawangan," lanjut dia.

Jalur turun dari Pelawangan sampai ke bawah masih dapat dilalui walaupun kondisinya retak.

Gempa juga menyebabkan sumber air yang ada di Pelawangan tertimbun longsor.

"Jalur setelah Pelawangan sampai bawah banyak yang retak, tapi masih bisa dilalui. Sumber mata air di Pelawangan tertimbun longsor," ujar Rizky.

Rizky berhasil turun sampai ke basecamp Sembalun pada Minggu sore.

"Minggu sore sekitar jam 5 baru sampai bawah. Pas sampai di Pos 2 sudah merasa agak aman, jadi saya agak santai, karena kaki saya juga kram," kata Rizky.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X