Kompas.com - 13/08/2018, 12:07 WIB

Di Indonesia, hiu paus mencari makan di sekitar bagan sehingga mengasosiasikan jika ada manusia, maka di sana terdapat makanan yang ia butuhkan.

Hiu paus hidup di perairan dalam. Namun, kerap menghabiskan waktu di permukaan sehingga mudah ditemui dan diajak berinteraksi.

Ikan yang juga disebut sebagai hiu bodoh atau hiu geger lintang ini merupakan filter feeder atau pemakan penyaring. Hiu Paus hanya memakan zooplankton, telur ikan, dan ikan-ikan kecil.

“Karena hanya makan ikan kecil seperti teri, jadi banyak dikira hiu paus ini jinak. Padahal pada hakekatnya ia adalah satwa liar, walaupun secara umum tidak membahayakan bagi manusia,” papar Aryo.

Wilayah jelajah hiu paus meliputi kawasan perairan tropis dan sub tropis, seperti Indonesia.

“Di Indonesia hiu paus ditemukan hampir di seluruh perairan, termasuk Sabang, Situbondo, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, dan Kalimantan. Tapi tempat berkumpulnya yang pernah teridentifikasi itu di Derawan, Gorontalo, dan Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC),” kata Aryo.

Selain itu, siklus reproduksi hiu paus berjalan lambat dan baru matang secara seksual pada usia 30 tahun.

Aryo menyebutkan, jumlah hiu paus yang terdeteksi berada di Perairan Derawan, Kalimantan Timur, per Maret 2018 adalah 61 jantan dan hanya terdapat 2 betina.

Baca juga: Viral Video Penyelam di Teluk Cendrawasih, Ini Aturan Berinteraksi dengan Hiu Paus

Hal itu semakin memperlambat proses reproduksi hiu paus.

“Kalau hiu paus terluka atau cidera, kemudian bisa mengakibatkan kematian,” ujar Aryo.

Oleh karena itu, keberadaan hiu paus sangat rentan terhadap kepunahan.

Bahkan, International Union for Conservation of Nature (IUCN) menyatakan hiu paus sebagai salah satu binatang yang masuk dalam daftar Red List dan berstatus Terancam Punah (Endangered).

Hiu paus dinyatakan sebagai satwa yang berstatus Terancam Punah (Endangered) oleh IUCN.International Union for Conservation of Nature (IUCN) Hiu paus dinyatakan sebagai satwa yang berstatus Terancam Punah (Endangered) oleh IUCN.

Untuk itu, dalam berinteraksi dengan hiu paus, semua pihak diharapkan dapat menaati peraturan yang ada agar keberlangsungan hidupnya tetap terjaga.

Kompas TV Balai Konservasi Indonesia Papua Barat mengecam tindakan para wisatawan yang memegang hiu paus, yang terekam dalam video yang beredar di medsos.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Wisata Anak dan Keluarga di Bali, Bisa buat Bermain dan Belajar

7 Wisata Anak dan Keluarga di Bali, Bisa buat Bermain dan Belajar

Jalan Jalan
Panduan Wisata Taman Lembah Dewata, Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Panduan Wisata Taman Lembah Dewata, Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Delegasi G20 Bakal Hadir di Kirab Budaya Solo Batik Carnival 2022

Delegasi G20 Bakal Hadir di Kirab Budaya Solo Batik Carnival 2022

Travel Update
Bank Indonesia Gelar Festival Meurah Silu di Aceh Tengah, Pamerkan Aneka Produk UMKM

Bank Indonesia Gelar Festival Meurah Silu di Aceh Tengah, Pamerkan Aneka Produk UMKM

Travel Update
Indahnya Pantai Lancok Aceh Utara yang Punya Kuliner Mi Kepiting Lezat

Indahnya Pantai Lancok Aceh Utara yang Punya Kuliner Mi Kepiting Lezat

Jalan Jalan
15 Wisata Anak Surabaya, Cocok untuk Libur Sekolah 

15 Wisata Anak Surabaya, Cocok untuk Libur Sekolah 

Jalan Jalan
Rute ke Embung Kledung, Spot Camping di Antara Gunung Sumbing dan Sindoro

Rute ke Embung Kledung, Spot Camping di Antara Gunung Sumbing dan Sindoro

Travel Tips
7 Tempat Wisata Dekat Sigandul View, Ada Tempat Lihat Golden Sunrise

7 Tempat Wisata Dekat Sigandul View, Ada Tempat Lihat Golden Sunrise

Jalan Jalan
Emirates Kembali Layani Rute Harian Dubai-Bali PP, Catat Jadwalnya

Emirates Kembali Layani Rute Harian Dubai-Bali PP, Catat Jadwalnya

Travel Update
Daftar 10 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia 2022

Daftar 10 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia 2022

Travel Update
Mengapa Meja Harus Dilipat dan Kursi Harus Ditegakkan Saat di Pesawat?

Mengapa Meja Harus Dilipat dan Kursi Harus Ditegakkan Saat di Pesawat?

Jalan Jalan
Bus Transjakarta Gratis Layani Rute ke JIS untuk Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bus Transjakarta Gratis Layani Rute ke JIS untuk Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Travel Update
Panduan Wisata ke Bukit Durian Sagara Sukabumi

Panduan Wisata ke Bukit Durian Sagara Sukabumi

Travel Tips
Gumati Waterpark, Wahana Kolam Renang di Sentul Bogor untuk Keluarga

Gumati Waterpark, Wahana Kolam Renang di Sentul Bogor untuk Keluarga

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.