Pembentukan BOP Labuan Bajo Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Kompas.com - 01/09/2018, 19:21 WIB
Kapal yacht milik Plataran Komodo Resort & Spa. KOMPAS.com/SILVITA AGMASARIKapal yacht milik Plataran Komodo Resort & Spa.

Kemudian, Kepala Biro Informasi dan Hukum Kemenko Bidang Kemaritiman, Latief Nurbana menjelaskan mengenai rancangan peraturan Menko Bidang Kemaritiman (Permenko) tentang tugas, dan tata kerja Dewan Pengarah, Tugas dan Susunan Organisasi dan tata Kerja Sekretariat Dewan Pengarah serta Tugas Keanggotaan dan Tata Kerja Kelompok Ahli Dewan Pengarah.

Baca juga: Berlibur di Labuan Bajo, Pesepak Bola Arjen Roben Beli Kopi Flores

Adapun tindak lanjut tugas dari Menko Bidang Kemaritiman sebagai Dewan Pengarah, sebagaimana tercantum dalam Perpres Nomor 32 tahun 2018 tentang BOP Labuan Bajo.

“Diantaranya untuk menetapkan kebijakan umum, memberikan arahan dan melakukan pengendalian serta pembinaan terhadap pelaksanaan kebijakan pengelolaan, pengembangan dan pembangunan kawasan pariwisata dan menyinkronkan kebijakan lain dan pemda mengenai tata kelola, pengembangan dan pembangunan kawasan pariwisata," kata Latief.

"Persiapan kami adalah menindaklanjuti Perpres Nomor 32 Tahun 2018. Selain juga Perpres pembentukan badan otorita pariwisata yang lain, kami juga siap melaporkan apa saja kemajuan yang telah kami laksanakan,” katanya.

Pemain sepak bola Belanda, Arjen Robben saat berada di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Robben sempat mampir di La Bajo Flores Coffee membeli kopi flores dan banana cake, Minggu (17/6/2018).KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Pemain sepak bola Belanda, Arjen Robben saat berada di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Robben sempat mampir di La Bajo Flores Coffee membeli kopi flores dan banana cake, Minggu (17/6/2018).
Pembentukan BOP Labuan Bajo tidak terlepas dari keberadaan Taman Nasional Komodo (TNK), di mana TNK adalah rumah bagi satwa langka komodo (Varanus komodoensis) dan aneka biota laut. Sementara Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat menjadi pintu gerbang menuju TNK.

TNK kini menjadi target destinasi pariwisata dunia, tidak hanya untuk melihat komodo tetapi juga kegiatan wisata seperti snorkeling, diving dan trekking.

Melalui pembentukan BOP Labuan Bajo ditargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 500.000 orang pada 2019.

Jumlah tersebut naik lima kali lipat dari jumlah wisatawan pada tahun 2015 yang hanya mencapai 90.000 wisatawan.

Labuan Bajo akan dilengkapi pedestrian di wilayah Jalan Soekarno-Hatta. Aspek amenitas terbaik juga disiapkan, termasuk pembangunan pusat kuliner pun dilakukan di Kampung Ujung.

Turis asing sedang duduk di Restoran Paradise Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (27/8/2017) untuk menunggu matahari terbenam di ujung barat Pulau Flores. KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Turis asing sedang duduk di Restoran Paradise Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (27/8/2017) untuk menunggu matahari terbenam di ujung barat Pulau Flores.
Nantinya, Kemenko Bidang Kemaritiman akan mengkoordinasikan program percepatan lainnya dengan pihak terkait seperti Kemenpar dan Kemen PUPR serta Kemenhub.

Utamanya mengenai pembangunan infrastruktur pendukung yang nyaman, kemudahan aksesibilitas, konektivitas multimoda transportasi udara, darat dan laut serta pengembangan Bandara Komodo menjadi bandara internasional.

Labuan Bajo semakin yakin dan siap menyambut agenda keuangan terbesar di dunia yakni Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali pada Oktober mendatang, di mana TNK akan menjadi destinasi yang ditawarkan kepada seluruh delegasi dari 185 negara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X