Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bersantai di Tengah Sawah Kota Malang

Kompas.com - 22/10/2018, 08:26 WIB
Masriadi ,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

“Pengujung lain juga terbuka datang kemari. Saya ingin membuat tempat ini nyaman, bisa digunakan untuk semuanya, bisa diskusi, bermusik, bedah buku, baca puisi dan lainnya. Saya ajak semua penggemar seni dan sastra hayuk nongkrong di sini,” kata Bambang.

Murid WS Rendra itu pun pelan-pelan terus mengembangkan bisnisnya. Baginya, bisnis itu sekaligus tempat warga Malang untuk mengisi ruang-ruang seni dan sastra.

Sejak dulu, pria ini memimpikan memiliki tempat dengan area di tengah sawah. Dan kali ini dia telah menemukannya.

“Kalau datang sore hari ini indah sekali, sejuk sekali, melihat petani, burung-burung dan lainnya sembari menikmati kopi, atau makanan lainnya,” kkata Bambang.

Ucapan Bambang tak berlebihan, Memang nyaman bersantai di kafe yang dibuka sejak pukul 15.00 WIB hingga tutup tengah malam itu.

Dalam jangka panjang, Bambang ingin membuka kafe itu 24 jam. Saat ini, dia tengah membenahi memperbanyak menu, menyiapkan nasi goreng, mie dan makanan “berat” lainnya. Dengan enam pekerja, kafe itu siap menyambut pengunjung saban waktu.

Pengunjung di Kafe Oksigen, Jalan Sidomakmur, No 86, Letak Sari, Mulyoagung, Dau, Kota Malang, Sabtu (20/10/2018) malam.KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO Pengunjung di Kafe Oksigen, Jalan Sidomakmur, No 86, Letak Sari, Mulyoagung, Dau, Kota Malang, Sabtu (20/10/2018) malam.
Malam semakin larut, satu-satu pengunjung kafe memilih pulang. Sebagian masih bertahan sembari bernyanyi pelan.

Dan, dingin terus menusuk tulang. Kami pun pulang, dengan sejuta kenangan, akan berkunjung lagi di tempat yang santai, sembari melihat bulan, kerdipan lampu dan udara nan sejuk di Kota Malang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

Travel Update
Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

Travel Update
Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

Travel Update
Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

Travel Update
4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

Jalan Jalan
3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

Hotel Story
Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

Jalan Jalan
Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Jalan Jalan
Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Travel Tips
8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Travel Tips
Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com