Didukung Kemenlu, Wisata Banyuwangi Dipromosikan sampai Belgia

Kompas.com - 05/11/2018, 07:01 WIB

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Destinasi pariwisata di Banyuwangi bakal dipromosikan hingga ke Belgia untuk mengincar wisatawan dari Benua Eropa.

Kementerian Luar Negeri melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brussels, Belgia, telah mendatangi Banyuwangi untuk membicarakan upaya pemasaran wisata tersebut.

"Kami banyak mendengar tentang pariwisata Banyuwangi dengan aneka festivalnya. Saya melihat hal ini sebagai potensi yang layak untuk ditawarkan di Belgia pada khususnya, dan Eropa pada umumnya," ungkap Atase Perdagangan KBRI Brussels, Meri Astrid Indriasari usai bertemu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Jumat (2/11/2018).

Baca juga: Gandrung Sewu 2018, Berkah Ekonomi Masyarakat Banyuwangi

Siaran pers Humas Pemkab Banyuwangi menyebutkan Banyuwangi yang mengedepankan nilai-nilai lokalitas budaya dan keindahan panorama alamnya bakal menjadi daya tarik bagi wisatawan Eropa.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brussels, BelgiaARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brussels, Belgia
"Wisman dari Eropa menyukai seni-budaya dan keindahan alam. Banyuwangi menyajikan semua itu, termasuk ada pesona agrowisatanya,” kata Atase Pertanian KBRI Brussels, Wahidah Maghriby.

Baca juga: Berlatar Selat Bali, Gandrung Sewu Kisahkan Perjuangan Bupati Pertama Banyuwangi

Setidaknya ada dua hal yang dibidik KBRI Brussels, yaitu Tari Gandrung dan Kawah Ijen, untuk dipasarkan di Eropa.

"Brussels menjadi tempat pemasaran yang strategis. Kota ini menjadi pusat Uni Eropa. Sehingga menjadi jujukan negara-negara di Eropa. Ditunjang pula produk domestik bruto Belgia sangat tinggi, ekonomi warganya sangat baik sehingga sangat prospek untuk dibidik," katanya.

Pantai Pulau Merah di Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Pantai Pulau Merah di Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Dia mengatakan, KBRI Brussels menjalin sinergi yang erat dengan pengelola Pairi Daiza, sebuah destinasi unggulan di Belgia yang saban tahun dikunjungi sedikitnya 1 juta orang.

Selain itu, di Belgia juga rutin digelar Festival d'Indonesia. Banyuwangi menjadi bidikan destinasi untuk dipromosikan di sana.

Baca juga: Melihat Ratusan Patung Gandrung di Jiwa Jawa Resort Banyuwangi

KBRI Brussels juga memiliki House of Indonesia, etalase permanen produk-produk Indonesia, termasuk nantinya produk unggulan Banyuwangi, seperti cokelat, kopi, pertanian organik, dan perikanan.

Wisatawan menikmati pemandangan danau kawah gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (23/6/2018). Kawah Ijen dengan kedalaman 200 meter menjadi salah satu dari dua lokasi di dunia yang memiliki fenomena api biru selain Islandia, membuat Ijen menjadi tujuan utama pendaki dari berbagai pelosok negeri hingga mancanegara.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Wisatawan menikmati pemandangan danau kawah gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (23/6/2018). Kawah Ijen dengan kedalaman 200 meter menjadi salah satu dari dua lokasi di dunia yang memiliki fenomena api biru selain Islandia, membuat Ijen menjadi tujuan utama pendaki dari berbagai pelosok negeri hingga mancanegara.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut gembira upaya pemasaran pariwisata daerahnya ke Eropa.

Sebelumnya, dengan difasilitasi Kemenlu dan Kementerian Pariwisata, Banyuwangi juga dipromosikan ke Amerika Serikat, Inggris, sampai Rusia saat Piala Dunia 2018 berlangsung.

“Eropa memang pasar yang bagus. Selama ini, dari sekitar 100.000 wisatawan asing yang ke Banyuwangi, lebih dari separuhnya ke Kawah Ijen, dan itu didominasi turis Eropa terutama Perancis,” ujar Anas.

Berdasarkan data BPS, pada 2017 turis Eropa yang melancong ke Indonesia mencapai sekitar 1,75 juta orang.

“Kita ingin dapat 5 persennya saja atau sekitar 87.000 turis. Dan promosi ke Belgia ini menjadi salah satu jalan. Terima kasih atas dukungan Kemenlu yang sangat luar biasa dalam mendorong daerah untuk go global,” ujar Anas.

Sebanyak 1.173 penari Gandrung menari di Festival Gandrung Sewu yang di gelar di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (20/10/2018).KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Sebanyak 1.173 penari Gandrung menari di Festival Gandrung Sewu yang di gelar di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (20/10/2018).
Wisatawan Eropa, lanjut Anas, punya keunggulan tersendiri. Berdasarkan riset Kemenpar, rata-rata turis Eropa mengeluarkan uang mencapai 1.538 dollar AS (sekitar Rp 23 juta) per wisatawan per kunjungan, melampaui wisatawan China yang hanya 1.019 dollar AS (sekitar Rp 15 juta) per wisatawan per kunjungan.

“Belanja turis Eropa cuma kalah dari turis Timur Tengah. Dengan belanja yang besar, efek ekonominya ke daerah juga besar,” katanya. pungkasnya (Humas Pemkab Banyuwangi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gatotkaca Berjualan di Alun-alun Kota Batu, Sukses Pikat Wisatawan

Gatotkaca Berjualan di Alun-alun Kota Batu, Sukses Pikat Wisatawan

Travel Update
HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Spot Diving Labuan Bajo

HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Spot Diving Labuan Bajo

Travel Update
Tradisi Murok Jerami Jadi Agenda Wisata Tahunan di Bangka Tengah

Tradisi Murok Jerami Jadi Agenda Wisata Tahunan di Bangka Tengah

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pameran Mobil Kepresidenan RI di Sarinah

4 Tips Berkunjung ke Pameran Mobil Kepresidenan RI di Sarinah

Travel Tips
InJourney Optimistis Pariwisata Indonesia Bisa Bangkit dan Lebih Kuat

InJourney Optimistis Pariwisata Indonesia Bisa Bangkit dan Lebih Kuat

Travel Update
HUT RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Puncak Gunung Nampar Nos NTT

HUT RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Puncak Gunung Nampar Nos NTT

Travel Update
2 Kereta Api Legendaris Dioperasikan Saat HUT ke-77 RI

2 Kereta Api Legendaris Dioperasikan Saat HUT ke-77 RI

Travel Update
Aturan Main ke Train to Apocalypse di Kelapa Gading, Minimal 15 Tahun

Aturan Main ke Train to Apocalypse di Kelapa Gading, Minimal 15 Tahun

Travel Tips
Akhirnya, Pemilik Paspor Tanpa Kolom Tanda Tangan Bisa ke Jerman

Akhirnya, Pemilik Paspor Tanpa Kolom Tanda Tangan Bisa ke Jerman

Travel Update
Bus Wisata TransJakarta Kini Beroperasi Setiap Hari, Kecuali Senin

Bus Wisata TransJakarta Kini Beroperasi Setiap Hari, Kecuali Senin

Travel Update
Upacara HUT Ke-77 RI di Tengah Laut Pantai Baron Diharapkan Dongkrak Turis

Upacara HUT Ke-77 RI di Tengah Laut Pantai Baron Diharapkan Dongkrak Turis

Travel Update
3 Fakta Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Sempat Jadi Perpustakaan

3 Fakta Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Sempat Jadi Perpustakaan

Jalan Jalan
6 Baju Adat Jokowi Saat Upacara HUT Kemerdekaan RI Setiap Tahun

6 Baju Adat Jokowi Saat Upacara HUT Kemerdekaan RI Setiap Tahun

Jalan Jalan
Jam Berapa Upacara Penurunan Bendera Merah Putih?

Jam Berapa Upacara Penurunan Bendera Merah Putih?

Travel Update
Wisata ke Kaliurang dan Kaliadem Gratis Saat 17 Agustus 2022

Wisata ke Kaliurang dan Kaliadem Gratis Saat 17 Agustus 2022

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.