Kompas.com - 28/12/2018, 19:01 WIB
Keindahan dari atas Pulau Padar, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAKeindahan dari atas Pulau Padar, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumawardono menjelaskan pencarian dua penumpang Kapal Motor La Hila yang hilang di perairan Taman Nasional Komodo, Flores, NTT masih dilaksanakan di sekitar Pulau Padar, Jumat (28/12/2018).

Kapolres Kusumawardono kepada Kompas.com, Jumat (28/12/2018), menjelaskan hingga hari ke-6 pencarian dua korban hilang itu belum ditemukan.

Saat ini Tim Search and Rescue (SAR) gabungan TNI, Polri dan Balai Taman Nasional Komodo terus melakukan pencarian dua korban itu di seputar perairan Pulau Padar.

"Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan dua korban KM La Hilla belum ditemukan," katanya.

Baca juga: Dua Penumpang Kapal La Hila Hilang di TN Komodo

Saat ditanya apakah ada kendala oleh Tim SAR dan berapa jumlah kapal yang dikerahkan untuk mencari dua korban itu, Kapolres Jusumawardono tidak memberikan detail tentang itu.

Namun, Kapolres Jusumawardono menjelaskan, Tim SAR gabungan di Manggarai Barat masih terus melakukan pencarian dan hingga hari Jumat (28/12/2018) di mana dua korban belum ditemukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa dua korban tenggelam saat KM La Hilla karam di sekitar laut Pulau Padar akibat angin dan ombak. Saat itu KM La Hilla membawa 7 wisatawan dan 4 awak kapal.

Kapal wisata KM Lahila tenggelam di wilayah perairan Pulau Padar, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai BaratDokumen Polres Manggarai Barat Kapal wisata KM Lahila tenggelam di wilayah perairan Pulau Padar, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat
Saat terjadi kapal itu karam, sembilan orang berhasil dievakuasi oleh Tim SAR ke Labuan Bajo dan dirawat di RS Siloam saat itu sementara dua orangnya hilang.

Saat itu KM La Hilla membawa wisatawan dan awak kapal dari Pelabuhan Pelni Labuan Bajo menuju ke Pulau Rinca, Sabtu (22/12/2018) dan Minggu (23/12/2018) berlayar dari Pulau Rinca ke Pulau Padar.

Sekitar pukul 16.00 Wita, kapal itu mengalami karam karena dihantam ombak dan angin kencang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.