Meniru Cara Jokowi dan Charlie Chaplin, Menuju Garut dengan Kereta Api

Kompas.com - 20/01/2019, 11:06 WIB
Kereta Serayu jurusan Jakarta Kota-Purwokerto, berhenti di Stasiun Cibatu, Garut, Jawa Barat, Senin (28/4/2014). KOMPAS/YUNIADHI AGUNG Kereta Serayu jurusan Jakarta Kota-Purwokerto, berhenti di Stasiun Cibatu, Garut, Jawa Barat, Senin (28/4/2014).

KOMPAS.com - Siapa yang tak kenal dengan Garut? Sebuah kabupaten yang dijuluki sebagai Swiss van Java ini hanya berjarak sekitar 60 kilometer dari Kota Bandung, Jawa Barat.

Keindahan alam Garut lengkap dengan udaranya yang sejuk membuat daerah ini kerap dikunjungi wisatawan.

Baru-baru ini Presiden Joko Widodo meninjau proyek reaktivasi jalur kereta api di Stasiun Cibatu sebagai salah satu akses menuju daerah yang disebut-sebut sebagai "gudangnya" pangkas rambut itu naik kereta api.

Baca juga: Leuwi Jurig, Pemandian Alami nan Misterius di Garut

Dalam kunjungannya, Jokowi menyebut aktor komedi legendaris abad 20-an dari Inggris, Charlie Chaplin ternyata pernah dua kali mengunjungi Garut dengan kereta api dan turun di Stasiun Cibatu.

Berikut Kompas.com rangkum panduan bagi Anda yang ingin naik kereta api ke Stasiun Cibatu untuk menuju Garut.

Dari Jakarta

Dalam situs resmi PT Kereta Api Indonesia disebutkan bahwa Anda warga Jakarta dapat menuju Stasiun Cibatu melalui Stasiun Gambir dengan menggunakan Kereta Api Eksekutif Pangandaran. Tarif kereta api melalui jalur ini sebesar Rp 150.000 dan Rp 110.000. Kereta ini berangkat sebanyak satu kali setiap harinya yaitu pada pukul 07.50 WIB dan tiba di Stasiun Cibatu pukul 13.14.

Anda juga dapat menuju Stasiun Cibatu melalui Stasiun Pasar Senen. Kereta yang digunakan adalah Kereta Ekonomi Serayu dengan tarif Rp 63.000 untuk pemberangkatan pada pukul 09.15 dan tiba di Stasiun Cibatu pada pukul 14.20.

Dari Bandung

Bagi Anda warga Bandung, tarif menuju Garut sangatlah murah. Anda hanya harus mengeluarkan biaya Rp 1 dengan menggunakan Kereta Pangandaran.

Kereta ini berangkat sebanyak dua kali dalam sehari yaitu pada pukul 09.10 dan akan tiba di Stasiun Cibatu pada  pukul 10.31. Kemudian kereta ini juga berangkat  pada pukul 11.40 dan akan tiba di Stasiun Cibatu pada pukul 13.14.

Presiden Joko Widodo berdiskusi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait pengembangan kawasan wisata Situ Bagendit.  Momen itu terjadi setelah Jokowi selesai mengikuti acara cukur rambut massal di Situ Bagendit, di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Sabtu (19/1/2019) pagi.KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo berdiskusi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait pengembangan kawasan wisata Situ Bagendit. Momen itu terjadi setelah Jokowi selesai mengikuti acara cukur rambut massal di Situ Bagendit, di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Sabtu (19/1/2019) pagi.

Biaya menuju Stasiun Cibatu memang masih tergolong mahal. Namun, Jokowi mengatakan, nantinya akan ada empat jalur kereta di wilayah Garut yang akan diaktifkan kembali mulai tahun 2019.

Empat jalur tersebut yakni rute Cibatu-Garut-Cikajang (47,5 km), Rancaekek-Tanjungsari (11,5 km), Banjar-Pangandaran-Cijulang (82 km), dan Bandung-Ciwidey (37,8 km). Jokowi menyebut jalur kereta api yang diaktifkan kembali akan masuk ke kawasan-kawasan wisata.

Baca juga: 4 Rekomendasi Tempat Nongkrong Kekinian di Garut

Sebelumnya, Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus menyebut setelah Stasiun Garut diaktifkan, maka nantinya akan tersedia rute perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Garut dengan tarif sangat murah.

“Tarif Garut-Jakarta hanya Rp 26.000. Kalau tarif Garut-Cibatu sekitar Rp 5.000-an,” ungkapnya, Kamis (6/12/2018).

Dengan tarif yang murah, ia berharap masyarakat dan wisatawan memiliki banyak alternatif untuk menuju Garut.

Bagaimana, tertarik mengikuti jejak Jokowi dan Charlie Caphlin berlibur di Garut?




Close Ads X